POSKOTA.CO – Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Zain Dwi Nugroho mengukuhkan 1.320 personelnya sebagai polisi RW. Upaya itu dilakukan Polres Metro Tangerang Kota untuk lebih dekat dengan masyarakat.
“Program polisi RW dilakukan untuk mendengar secara langsung, mencatat dan mencari solusi bersama terhadap permasalahan Kamtibmas yang dihadapi masyarakat di lingkungan RW, sehingga permasalahan pun cepat diselesaikan,” kata Zain usai pengukuhkan di halaman Mapolres Metro Tangerang Kota, Rabu (8/9/2023).
Sebanyak 1.320 personel yang dikukuhkan ini akan melaksanakan tugas di 1.610 RW, sesuai dengan jumlah RW di wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota. Keberadaan polisi RW adalah bentuk kepolisian yang modern yang lebih mengedepankan kegiatan pencegahan dan Proactive Policing.
“Masyarakat bisa lebih cepat melapor ketika terjadi permasalahan di lingkungan. Jadi, dengan adanya polisi RW ini, diharapkan juga semakin mempersempit ruang pelaku kejahatan dan mempercepat penyelesaian permasalahan sosial yang terjadi. Tentunya dengan tetap mengedepankan kerja sama dengan semua pihak (Bhabinkamtibmas, Babinsa, Lurah, ketua RW dan tokoh masyarakat),” ujar Zain.
Untuk memudahkan pengaduan jika terjadi gangguan Kamtibmas, lanjut Zain, para polisi RW ini membagikan nomor teleponnya, termasuk nomer para Kapolsek dan Kapolres kepada masyarakat saat sambang maupun kegiatan kemasyarakatan.
“Polisi RW maupun Bhabinkamtibmas yang hadir ke tengah-tengah masyarakat bertugas melaksanakan sambang dan door to door di setiap lingkungan RW. Selain itu Polisi RW Juga mensosialisasikan nomor telepon pengaduan kepolisian di Call Center 110 maupun nomor pengaduan Polres di 082211110110, serta memasang sticker yang berisi nomor telepon Polisi RW, Kapolres dan Kapolsek untuk bisa dihubungi bila dibutuhkan.
Kinerja para Polisi RW tersebut terintegrasi dan dilaporkan dalam aplikasi Tangerang Akur, guna memonitor setiap kegiatannya. Tujuannya agar peran Polisi RW lebih dapat dirasakan kehadirannya oleh masyarakat.
“Kegiatan Polisi RW akan terkontrol oleh kita melalui aplikasi Tangerang Akur, termasuk laporan tertulis, berupa buku kunjungan” pungkas calon jenderal lulusan Akademi Kepolisian tahun 1997 ini. (imam)







Komentar