oleh

44 Pelanggar Terjaring Opstibmask di Pasar Tanah Abang, Emak-Emak Alasan Engap Pakai Masker

POSKOTA.CO – Sebanyak 44 pelanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang lalai memakai Alat Pelindung Diri (APD) berupa masker saat berkeliaran di Pasar Tanah Abang terjaring petugas Operasi Tertib Masker (Opstibmask), di lima lokasi Tanah Abang antara lain, Jalan Fachrudin, blok A, B Kampung Bali, Jalan Jati Petamburan, Jalan Palmerah Barat Gelora, Jalan Tondano, Penjernihan Benhil, TPU Karet Tengsin, Rabu (21/4/2021).

Pantauan di lokasi, puluhan pelanggar yang terjaring langsung didata kemudian disanksi hukuman ditempat dengan membersihkan sampah di Fasilitas Umum (Fasum) antara lain masyarakat umum terdiri dari, pelajar, pedagang dan emak-emak hebring pengunjung Pasar Tanah Abang.

Salah satu pelanggar, emak-emak hebring yang hendak berbelanja ke pasar Tanah Abang ini terjaring alasannya engap memakai masker. “Duh, maaf pak Satpol, lupa maskernya di keatasin lagi karena engap” ucap emak-emak hebring ini saat terjaring Opstibmask.

Koordinator Lapangan (Koorlap) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Tanah Abang, Husni mengatakan, ada sebanyak 44 pelanggar yang lalai memakai masker. Para pelanggar memilih kerja sosial seperti membersihkan sampah di Fasum selama 60 menit mengenakan rompi pelanggar PSBB secara bergantian.

“Rata-rata para pelanggar yang terjaring Opstibmask lupa memakai masker seperti dibawah dagu karena habis makan. Ada juga pelanggar yang beralasan engap pakai masker serta pelanggar yang sama sekali tidak memakai masker saat berada di pasar Tanah Abang juga ada,” jelas Husni.

Penindakan Opstibmask di kawasan Pasar Tanah Abang, kata Husni sebagai upaya mencegah Penularan Covid-19. “Yang kami tindak yang lalai memakai APD berupa masker atau tidak sesuai dengan aturan Protokol Kesehatan (Prokes). Seluruh pelanggar disanksi kerja sosial sedangkan sanksi administrasi nihil karena zaman pandemi lagi pada tongpes,” ujarnya. (van)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *