oleh

Tak Selayaknya Ibu dari 4 Anak itu Harus Ditahan Polda Yogyakarta

POSKOTA.CO – Ketua Masyarakat Peduli Polri Upa Labuhari SH MH mengharap penyidik Polda Yogyakarta untuk professional dalam melaksanakan tugasnya menyidik kasus penipuan dan penggelapan sehingga menahan seorang ibu rumah tangga beranak empat yang juga merupakan korban penipuan dari seorang artis penyanyi Angela Charlie yang dikenal dengan sebutan Angela Lee.

Menurut Upa Labuhari yang juga adalah praktisi hukum di Jakarta, sebenarnya tersangka DH tidak selayaknya di tahan karena pengaduan seorang pengusaha di Yogyakarta yang sudah mendapat putusan dari Pengadilan Negeri Sleman sebagai pemilik barang yang merupakan hasil kejahatan Angela Lee. Sedangkan tersangka DH juga merupakan korban penipuan dari Angela Lie yang menitipkan barang-barang berharganya berupa 31 tas mewah harga ratusan juta rupiah dan empat arloji mahal untuk meminjam uang pada DH sebanyak ratusan juta rupiah, tidak punya persoalan dengan pelapor, pengusaha di Yogyakarta.

Menjadi persoalan hukum bagaimana penyidik bisa menahan tersangka DH yang tidak punya sangkut paut dengan pelapor yang merupakan seorang pengusaha di Yogyakarta. Kalau tersangka DH disebutkan oleh penyidik Polda Yogyakarta terlibat penggelapan dan penipuan berdasarkan laporan korban yang merupakan seorang pengusaha di Yogyakarta, apa yang digelapkan oleh tersangka.

Adakah barang pelapor yang digelapkan oleh tersangka, tanya Upa Labuhari mantan Ketua Departemen Wartawan Kepolisian PWI Pusat .’’ Kan barang barang Angela Lie yang dititipkan kepada tersangka DH merupakan barang jaminan setelah menerima uang pinjaman ratusan juta rupiah dari tersangka ‘’ ujar Upa Labuhari mempertanyakan keprofesionalan penyidik Polda Yogyakarta menangani perkara ini .

Pengacara yang sering mempraperadilankan Polisi ini mempertanyakan bagaimana pula tersangka DH membuat penipuan terhadap pelapor’’. ‘’ Barang apa yang ditipu oleh tersangka DH pada pelapor’’ tanyanya . Kalau ada sesuatu barang yang dipinjam oleh tersangka pada pelapor dan tidak dikembalikan kepada pelapor sesuai dengan janjinya, jelas itu penipuan.

Tapi ini tersangka tidak kenal dengan pelapor apalagi mengambil barang pelapor. Penipuan apa Namanya ini ?. Untuk itulah , penulis buku wartawan menyidik terungkap kebohongan “ mengharap penyidik Polda Yogyakarya mengkaji Kembali penetapan tersangka terhadap DH karena hal ini merupakan peluang untuk mempraperadilan Polisi. – Upa Labuhari

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.