oleh

Pengemudi Angkutan Umum Ugal-ugalan, Kalalaian atau Kesengajaan atas Suatu Tindak Pidana?

POSKOTA.CO – Kita seringkali melihat pengemudi angkutan umum yang ugal ugalan bahkan melakukan balap liar saat membawa penumpang. Lihat film ini https://youtu.be/SMY0gy4bxcA Apakah perilaku supir ugal ugalan ini sebagai kelalaian atau kesengajaan atas suatu tindak pidana? Ini bukan kelalaian melainkan kesengajaan. Apa yang dilakukan bisa berdampak fatal bagi dirinya maupun orang lain. Ugal ugalan ini tergolong pelanggaran berat karena :
1. Tidak peduli akan keselamatan penumpangnya maupun pengguna jalan lainnya.
2. Tidak memahami ketentuan berlalu lintas
3. Mengabaikan tata tertib empati dan belarasa thd pengguna jalan lainnya
4. Melanggar rambu marka traffic light ataupun aturan lainnya
5. Melakukan tindakan yang tidak bertanggungjawab dalam mengendarai kendaraan bermotor.
6. Dampak dari perilakunya dapat berakibat kemacetan bahkan fatal yg social cost maupun economic costnya sangat tinggi.
Perilaku ugal ugalan mencerminkan rendahnya kesadaran tertib berlalu lintas.

Peri laku ugal ugalan dalam mengendarai kendaraan bermotir di jalan raya dapat direduksi atau diminimalisir sekecil mungkin dengan :
1. Memoerketat dan memperbaiki sistem uji sim
2. Menerapkan sistem IT for road safety
3. Menerapkan sostem penegakkan hukum yg berbasis elektronik atau ETLE ( electronic traffic law enfoecement)
4. Menerapkan sistem TAR ( traffic attitude record)
5. Hasil dari TAR diimplementasikan pd sistem perpanjangan SIM, sistem perpanjangan STNK maupun ijin usaha
6. Menerapkan sistem pemantauan dan pembinaan atas perusahaan angkutan umum
7. Melakukan pembinaan komunitas pengemudi angkutan umum
8. Sistem informasi ke perusahaan atau ke kantor polisi
9. Penjatuhan sanksi berat dari cabut sementara hingga cabut seumur hidup SIM pemgemudi tsb

Perilaku ugal ugalan para pengemudi angkutan umum perlu ada sistem pemgawasan baik dari institusi kepolisian, perhubungan, pengelola jalan maupun media bahkan masyarakat. Penerapan sistem TAEW ( traffic accident early warning ) bisa dilakukan dengan memotret atau merekam perilaku pengemudi ugal2an spt karingan di atas dan polisi segera melakukan langkah2 penegakkan. Selain TAEW dapat dilakukan kajian kecepatan, kanian black spot dan trouble spot, kajian sistem sistem pendukung lainnya.

Membangun sistem riset pd kecelakaan menonjol ( TARC : traffic accidemt research centre). Penerapan intellegent road safety yang mendatakan pengusaha dan pengemudi dalam berbagai pendekatan dengan jabaran variabel road safety. Penjatuhan hukuman baik denda maupun kurungan tidak sebatas pada pengemudi namun jg pengusaha atau pengelola atas kelalaian pengawan dan sistem kontrol pengoperasionalan angkutan umum.

Keselamat yang pertama dan utama. Perilaku ugal ugalan pengemudi menjadi tgjwab kita bersama ubtuk peduli dan tidak permisive atau pembiaran. Sikap masa bodoh atas ugal ugalannya pengemudi ini akan berdampak luas dan merefleksikan buruknya citra atau budaya bangsa.(CDL)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *