oleh

Maret Tanggal 4 Tahun 2021 Hari Istimewa yang Bisa Diurutkan

POSKOTA.CO – Tanggal 4 bulan maret tahun 2021 merupakan hari istimewa yag dapat diurutkan 4321. Keistimewaan urutan angka ini dapat ditafsirkan banyak hal dari yang rasional visioner sampai hal hal gaib bahkan ke ramalan peruntungan. Di hari yang istimenwa ini setidaknya syukur atas berkat hidup dan kehidupan menjadi salah satu pendekatan yang dapat kita rasakan.

Kesehatan keselamatan kebahagiaan dan adanya kesempatan bagi keberlangsungan hidup menjadi sangat mendasar. 4321 kalau dilihat secara biasa ya biasa biasa saja juga. Demikian sebaliknya jika dilihat istimewa akan juga istimewa. Cara memandang dan mensyukuri atas berkat kehidupan menjadi penting dalam menikmati keistimewaan 4321.

Sehat menjadi berkat dan rejeki terbesar dalam masa pandemi covid 19. Sehat jasmani dan rohani membuat diri kita mampu menikmati udara alam sekitar merespin dalam berbagai aktivitas. Tenang dengan hati gembira imunitas diri akan meningkat. Dari badan yang sehat akan ada jiwa sehat pikiran sehat yang mampu melepaskan belenggu kesesakkan atas keluhan iri dengki dendam amarah dan lain sebagainya.

Hidup ini indah tatkala pendekatan seni dapat kita salurkan dalam menghadapi berbagai tantangan bahkan kesusahan hidup. Hidup dan kehidupan ini unik layak menjadi pembelajaran atas pemahaman iman dan kemanusiaan. Kita dapat belajar dari berbagai pengalaman spiritual, pengalaman rohani, pengalaman sosial kemanusiaan.

Pengalaman spiritual Sidarta Gautama yang melihat orang tua orangsakit bahkan orang meninggal menstimuli Sidarta menemukan jawaban untuk berani menjadi tua sakit dan menghadapi kematian. Menjalankan dharma dalam kehidupan menjadi suatu kebajikan atas syukur atas hidup dan kehidupan. Mati raga pantang dan puasa dalam menemukan jati diri atas hidup dan kehidupan.

Kita juga dapat belajar dari Bhagawat Gita yang merupakan nasihat Sri Krisna kpd Arjuna yang bimbang menghadapi perang Bharata Yudha. Keraguan Arjuna menghadapi Bisma Kakeknya, menghadapi Begawan Durna gurunya, menghadapi Karna yang masih saudara sekandungnya, menghadapi Kurawa yang juga saudara sepupu dan seperguruannya.

Dalam laku spiritual kita belajar bagaimana membangun kesadaran dalam menemukan kebahagiaan. Anthony de melo spiritualis dari India yang mengatkan bahwa :” kebahagiaan itu buah sesuatu bukan sesuatu”. Filsuf Gelner yang mengatakan bahwa :” segala sesuatu ada karena dimengerti”. Rene des crates yang mengatakan : ” cogito ergo sum” ketika saya berpikir maka saya ada.

Rabhindranath Tagore mengatakan :” ketika saya tidur saya bermimpi bahwa hidup adalah kebahagiaan. Tatkala bangun hidup adalah kewajiban. Dan tatkala menjalankan kewajiban akan menemukan kebahagiaan”. Ki Ageng Suryo Mentaram yg mengajarkan ” Begja dalam kehidupan”. Syeh Siti Jenar dalam ajaran Makrifat manunggaling kawulo Gusti”. Hingga ajaran ” keutamaan” yang diajarkan Platon semua bagaimana menghadapi hidup dan kehidupan mengelolanya hingga ada kebahagiaan bagi semakin manusiawinya manusia.

Pengalaman rohani sebagai kaum beriman juga akan membantu menemukan kebahagiaan atau bs saja menjadi kekuatan batin dan jiwa dalam dunia fana menuju keyakinannya ada pada kehidupan kekal atau abadi di akhirat. Pengalaman rohani dari kitab kiyab suci berbagai agama dapat menjadi penuntun menyiapkan hidup mampu berbahagia di dunia hingga dalam keabadian tanpa raga.

Kelekatan kemampanan keduniawian seringkali menjadi belenggu yang menjadikan manusiablupq akan seamanya. Semestinya ” homo homini salus malah menjadi homo homini lupus”. Penjungkirbalikkan kemapanan untuk menyadarkan bahwa hakekat hidup pada kemampuan melepaskan kelekatan akuisme dikisahkan dalam berbagai perumpamaan. Kisah2 nabi kidir,seribu satu malam, kisah nasarudin hoja, hingga don kisot menjungkir balikkan kemapanan. Hidup secara rohani akan membantu mengendalikan jiwa dakam menghadapi dunia yang sarat duka.

Pengalaman sosial kemanusiaan sangat bervariasi dan unik yang tatkala diceritakan atau dikelola dg baik akan menjadi suatu humanisme atau perjuangan bagi kemanusiaan. Dalam kemiskinan, dalam masa pandemi covid 19, dalam konflik sosial, dalam bencana alam dan berbagai kesulitan hidup menjadi sesuatu kekuatan untuk menumbuhkan spirit adanya rasa syukur.

Dalam ungkapan ” untung ” ini bentuk harapan sekaligus rasa syukur atas apapun dalam hidup kehidupan yang dirasakan ada sisi positif dan adanya harapan. Hidup sering dikayakan sbg harapan atau kesempatan. Pepatah mengatakan “Ars longa vita brevis” hidup itu singkat namun seni atau karya itu abadi. ” urip mung mampir ngombe” seolah hanya numpang minum.

Mengisi hidup berguna bagi hidup dan kehidupan menjadi sesuatu. Kalau dikaitkan pd kebahagiaan sbg buah sesuatu maka proses dan perjuangan ini menjadi pelepas candu dan belenggu kehidupan yang menyesakkan. Waras itu sebenarnya mampu mengatasi potensi kegilaan atau tidak terkendalinya diri dalam menghadapi kenyataan yg berbeda bahkan bertentangan dg apa yg diharapkan.

4321 bagaimana kita menyikapi bukan istimewa angkanya namun pd istimewanya kita sebagai manusia yang hidup di dunia penuh harapan dan kesempatan mengisi dalam hidup yang singkat. Pendekatan pendekatan keistimewaan di atas tdk akan mampu menampung semua.

Karena isyimewanya 4321 tidak akan dpt diungkapkan dalam kata kata. Namun setidaknya membuat kita bahagia sehat mensyukuri menerima apa adanya adalah proses bagaimana menemukan kebahagiaan monggo dikembangkan sesuai selera masing masing. Yang terpenting mnrt saya adalah bahagia itu bagaimana mampu bersyukur dlm segala situasi untuk tetap waras menginspirasi dan bedaya guna bagibdiri kita maupun sesama demi semakin mulianya Tuhan. Ad Maiorem Dei Gloriam.

Jakarta tengah hari 04 03 2021

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *