oleh

UKI Gelar Penyuluhan Pencegahan Stunting dan Pemanfaatan Toga

POSKOTA.CO – Upaya untuk masyarakat lebih paham dan mengetahui manfaat tanaman obat keluarga (toga) serta menghindari atau pencegahan terjadinya stunting maupun berbagai penyakit lainnya yang kerap terjadi di masyarakat banyak, pihak Pusat Studi Herbal Medik dan Biodiversitas UKI melakukan penyuluhan di beberapa posyandu yang ada di Depok, di antaranya di Posyandu Cempaka, Kemiri Muka, Depok, pada Sabtu (18/3/2023).

“Kami sekarang tengah melakukan penyuluhan ke masyarakat terkait manfaatnya toga, pencegahan stunting, pemeriksaan antropometri dan skrining penyakit degeneratif di Posyandu Cempaka di RW 17 Kelurahan Kemiri Muka, Kecamatan Beji, Depok,” kata Ketua Pusat Studi Herbal Medik dan Biodiversitas UKI Prof Dr drh Maria Bintang, bersama tim PKM Pusat Studi Herbal Medik dan Biodiversitas UKI lainnya, melalui rilis yang diterima POSKOTA.CO, Selasa (21/3/2023).

Kegiatan Pengabdian Masyarakat (PKM) merupakan salah satu bentuk kegiatan dosen untuk menjalankan tugas Tri Darma Perguruan Tinggi. Dosen akan hadir di tengah masyarakat untuk memberikan informasi sesuai bidang keahliannya. Kegiatan ini dapat dilaksanakan secara personal, tim satu fakultas, maupun lintas fakultas hingga antarperguruan tinggi serta bekerja sama dengan instasi pemerintah maupun swasta yang diharapkan masyarakat dapat mengerti pencegahan stunting dan pemanfaatan taman obat keluarga (toga) untuk mempertahankan kesehatan.

Menurut Bintang, latar belakang Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) merupakan kegiatan dalam mengamalkan dan memberikan sumbangan ilmu pengetahuan untuk meningkatkan kesejahteraan serta menambah wawasan kehidupan bangsa seperti penjelasan dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi Pasal 47 dan 48.

Beberapa bentuk pelaksanaan PkM yang sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 3 Tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi antara lain, mengembangkan model pemberdayaan masyarakat, meningkatkan kapasitas pengabdian kepada masyarakat, memberikan solusi berdasarkan kajian akademik atas kebutuhan, tantangan, atau persoalan yang dihadapi masyarakat, baik secara langsung maupun tidak langsung.

“Tidak itu saja, melakukan kegiatan yang mampu memberdayakan masyarakat pada semua strata, secara ekonomi, politik, sosial dan budaya dan melakukan alih teknologi, ilmu, dan seni kepada masyarakat untuk pengembangan martabat manusia berkeadilan gender dan inklusi sosial serta kelestarian sumber daya alam,” tutur Bintang, (*/anton)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *