oleh

IPB University Pimpin Kick-off Meeting Proyek ENHANCE, Perkuat Pendidikan Berbasis Kolaborasi Eropa-Indonesia

BOGOR – Sebuah langkah besar dalam transformasi pendidikan berkelanjutan resmi dimulai di IPB University melalui kerja sama Uni Eropa bertajuk ‘ENHANCE’ (European-Indonesian Partnership for Strengthening Sustainability and Environmental Education).

Kick-off Meeting Proyek ENHANCE digelar di Kampus IPB Dramaga, Bogor, Selasa (24/2/2026), dan dihadiri Rektor IPB University Alim Setiawan Slamet. Orang nomor satu di lembaga pendidikan berbasis pertanian ini menyampaikan, kolaborasi ini merupakan momentum strategis dalam memperkuat pendidikan tinggi sebagai motor transformasi menuju ekonomi hijau dan pembangunan berkelanjutan.

“Ini adalah konsorsium yang ‘concern’ terhadap isu-isu sustainability. Kesempatan yang baik karena riset didukung Erasmus dan menjadi komitmen strategis kemitraan Eropa–Indonesia dalam memperkuat peran pendidikan tinggi menuju ekonomi hijau,” ujar Alim Setiawan Slamet, dikutip dari laman resmi IPB University, Selasa (24/2/2026).

Ia menegaskan, ENHANCE menjadi wadah kolaborasi internasional untuk mendorong riset dan inovasi berbasis keberlanjutan, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam jejaring akademik global.

Sementara itu, Kepala CTSS IPB sekaligus Steering Committee, Damayanti Buchori menjelaskan, isu sustainability tidak hanya terbatas pada deforestasi atau tata kelola sawit, melainkan mencakup transformasi kurikulum, riset transdisiplin, hingga penguatan kapasitas institusi pendidikan.

Menurutnya, dinamika hubungan Indonesia-Eropa dalam isu lingkungan terus berkembang ke arah yang lebih konstruktif. “Semua pihak menghadapi tantangan deforestasi. European memahami kita dan ini membutuhkan proses. Sustainability pendidikan akan mengaitkan seluruh aspek lingkungan untuk mencapai keberlanjutan bumi,” jelas Damayanti.

Konsorsium internasional ENHANCE melibatkan sejumlah perguruan tinggi Eropa, yakni Universiteit Maastricht (Belanda), Universita Cattolica del Sacro Cuore (Italia), dan University of Gottingen (Jerman). Dari Indonesia, selain IPB University, proyek ini juga menggandeng Universitas Mataram, Universitas Nusa Cendana, serta Universitas Palangka Raya.

Project Manager ENHANCE dari MSM Belanda, Gigi Limpens menyampaikan, proyek ini tidak hanya berfokus pada pengembangan kurikulum, tetapi juga pada penguatan tata kelola dan keberlanjutan institusional. Kolaborasi lintas negara dalam ENHANCE disebutnya menciptakan ruang pembelajaran bersama yang setara dan berdampak jangka panjang.

Proyek ENHANCE mendapat dukungan pendanaan dari Uni Eropa sebesar 790.695 euro atau sekitar Rp15,68 miliar. Dengan dukungan tersebut, ENHANCE diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan dalam memajukan pendidikan keberlanjutan sekaligus mendorong transformasi kelembagaan pendidikan tinggi di Indonesia menuju sistem yang lebih adaptif, kolaboratif, dan berorientasi masa depan. (*/yopy)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *