oleh

Tiga Anggota PMJ Terlapor Tewasnya Enam Laskar FPI Diusut Bareskrim Polri

POSKOTA.CO–Bareskrim Polri mulai menyelidiki dugaan pembunuhan yang terjadi di luar hukum atau unlawful killing terhadap 4 orang laskar Front Pembela Islam (FPI). Ada 3 anggota Polda Metro Jaya (PMJ) yang dilaporkan berkaitan dugaan kasus tersebut.

Laporan polisi (LP) dugaan terkait dugaan kasus pembunuhan itu sudah diterbitkan Bareskrim Polri pekan lalu. “Minggu lalu, terlapor 3 orang anggota Polda Metro Jaya,” kata Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi selaku Dirtipidum Bareskrim Polri, Kamis (4/3/2021).

Menurutnya, dalam insiden di Tol Jakarta-Cikampek Km 50, 4 korban dari 6 laskar FPI masih hidup ketika dibawa dengan menggunakan mobil petugas kepolisian sebelum akhirnya dinyatakan tewas.

Bareskrim Polri kini menyelidiki dugaan keterlibatan 3 anggota Polda Metro Jaya itu. Brigjen Andi mengatakan penyelidikan kasus itu didasarkan pada dugaan pembunuhan dan penganiayaan yang menyebabkan kematian.
“Dasar penyelidikan Pasal 351 ayat (3) dan Pasal 338 (KUHP). Tentang pembunuhan dan penganiayaan yang mengakibatkan mati,” kata Brigjen Andi.

Terlapor dikenakan Pasal 338 KUHP yang isinya, barang siapa dengan sengaja merampas nyawa orang lain, diancam karena pembunuhan dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun

Pasal 351 ayat (1) KUHP

Penganiayaan diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. Pasal 351 ayat (3) KUHP berbunyi, jika mengakibatkan mati, diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun

Sementara itu, Komnas HAM sebelumnya memaparkan hasil investigasi peristiwa tewasnya 6 orang laskar FPI. Hasilnya, Komnas HAM menemukan tewasnya empat orang laskar FPI merupakan pelanggaran HAM.

Komnas HAM menjelaskan bukti-bukti yang mereka peroleh mulai dari temuan di lapangan, voice note, hingga tangkapan layar CCTV. Komnas HAM juga telah memeriksa polisi, keluarga korban, pihak FPI, hingga saksi di lokasi. Komnas HAM juga meminta keterangan sejumlah ahli.

Hasilnya, memang ada peristiwa pembuntutan terhadap Habib Rizieq Shihab oleh polisi pada saat itu. Dalam proses itu, ada enam orang laskar FPI yang tewas dalam dua konteks yang berbeda.”Terdapat 6 orang meninggal dunia dalam 2 konteks peristiwa yang berbeda,” kata Komisioner Komnas HAM Choirul Anam beberapa waktu lalu.(Omi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *