oleh

Penjahat Jalanan Wilayah Bogor Dibersihkan Polresta Bogor

POSKOTA. CO – Satreskrim Polresta Bogor Kota meringkus sejumlah pelaku tindak pidana jalanan, Street Crime, begal, tawuran remaja dengan senjata tajam.

Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, Kompol Doni Erwanto didampingi Humas, Iptu Rahmat Gumilar dalam keterangan pers di Mal BTM Kota Bogor Rabu (22/9/2021) siang mengatakan, Street Crime kalangan remaja menunjukan trend kenaikan selama PPKM level 3.

Aksi mempersenjatai diri dengan senjata tajam yang menakutkan warga dan pengguna jalan ini, polisi lalu bertindak.

Sebanyak 15 remaja dibekuk Satuan Kujang Satreskrim. Aksi mereka meresahkan dan menggangu stabilitas keamanan Kota Bogor, maka polisi perlu mengambil langkah tegas, agar orang lain tidak bersalah, menjadi korban.

Kompol Doni menuturkan, sejak 24 Agustus hingga 22 September Sat Reskrim berhasil meringkus para pelaku tindak pidana jalanan. Mereka tercatat beraksi di 8 titik lokasi di seputar Kota Bogor. Kehadiran mereka kata Doni, menggangu stabilitas keamanan ditengah masa pandemi Covid-19.

“Mereka berhasil dibekuk Tim Kijang Satreskrim yang gencar dan rutin melakukan patroli. Para pelaku kejahatan ini menggunakan senjata tajam berupa golok, pedang samurai dan clurit ukuran besar. Kahadiran mereka Cukup menakutkan warga,” kata Kompol Doni.

Dari sejumlah pelaku tutur Doni, hadirnya seorang wanita muda bertindak sebagai Joki dalam menjalankan aksi kejahatan jalanan. Mereka tak segan melukai korban tanpa pandang bulu yang terjadi pada malam hari.

“Selama empat minggu, kami berhasil menangkap 15 orang tersangka di delapan Tempat Kejadian Perkara (TKP) berbeda diantaranya di kecamatan Bogor tengah, Bogor Barat dan Kecamatan Tanah Sareal,” jelas Doni.

Dari 15 tersangka yang diamankan, 7 pelaku dibawah umur. Para pelaku ini ingin melaku tawuran yang dilengkapi senjata tajam dengan berbagai jenis. Sepertinya ingin menunjukan eksistensi mereka.

Para pelaku tawuran ini, dalam melakukan aksinya setelah pemerintah melonggarkan PPKM dan para remaja ini tengah menikmati euforia dan dapat mengundang kelompok lain untuk berbuat kriminal berupa tawuran remaja ditengah pengetatan pandemi Covid-19 di Kota Bogor.

“Enam tersangka ditangkap berikut senjata tajam yang hendak melakukan tawuran dimalam hari dan seorang tersangka lai juga ditangkap melakukan begal yang terjadi di depan Mall BTM. Korbannya mengalami luka berat dan polisi menetapkan tujuh tersangka,” tutur Doni.

Akibat peristiwa tersebut, Polisi dapat mengamankan 15 tersangka berikut 34 senjata tajam berbagai jenis dan dua stik golf serta sebuah sepeda motor hasil kejahatan.

“Seorang wanita remaja turut diamankan yang bertindak sebagai Joki atau pembawa motor. Para pelaku sebanyak 10 orang, tiga orang berstatus DPO Polisi dan dalam pengejaran,” ungkap Kasat Reskrim.

Doni menyebutkan modus pelaku begal yang terjadi di Kota Bogor, dengan cara memepet korban sebelum merampasan kendaraan dan tak segan melukai korbannya. Umumnya korban mengalami penganiayaan.

“Korban Ahmad Mulia Rachman luka sobek dilengan sebelah kiri dengan 15 jahitan sedalam 15 Cm dan luka sobek diketiak sekitar 3 Cm,” ujar Kompol Doni. (yopi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *