oleh

Mencegah Kenakalan Pelajar, Polres Metro Jakbar Adakan Binluh Hukum

POSKOTA.CO – Menanggapi kenakalan di kalangan pelajar, Polres Metro Jakarta Barat melalui Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) mengadakan pembinaan dan penyuluhan (binluh) kepada kepala sekolah dan guru pendidik se Jakarta Barat, Jumat (21/2/2020).

Kegiatan binluh hukum terkait kenakaan remaja terutama di kalangan pelajar ini digelar di Masjid Assahara Kantor Wali Kota Jakarta Barat, turut dihadiri oleh Sekretaris Kota Jakarta Barat Eldi Andi, Kepala Suku Dinas Pendidikan Agus Rahman, Kapolres Metro Jakarta Barat yang diwakili Kanit Binmas Polsek Metro Taman Sari Kompol Joko Agus, Dandim 0503/JB yang diwakili Kapten Arhanud R Trianto, serta 90 kepala sekolah dan guru pendidik se Jakarta Barat.

Yang bertindak sebagai narasumber pada kegiatan tersebut, Kanit Binmas Polres Metro Jakarta Barat Ipda Tunari.

Kanit Binmas Polres Metro Jakarta Barat Ipda Tunari.

Dalam sambutannya, Sekretaris Kota Jakarta Barat Eldi Andi mengatakan, menitikberatkan pada kenakalan remaja yang sudah mulai memprihatinkan dengan aksi-aksi tawuran yang terjadi di kalangan pelajar, sudah sepatutnya kita cegah agar tidak terjadi lagi. “Tentunya hal semacam ini jangan sampai meluas di wilayah Jakarta Barat,” ujarnya.

Sementara itu, Ipda Tunari selaku narasumber menyampaikan untuk pembinaan dan penyuluhan hukum perihal tawuran di kalangan pelajar.

Tak hanya itu, ia juga memaparkan secara global dan lebih rinci lagi mengenai hal-hal yang berhubungan dengan kenakalan di kalangan pelajar. “Kondisi ini, mengharuskan adanya solusi dan kerja sama antara Polri, masyarakat, serta instansi pendidikan, selaku pusat pembinaan remaja,” papar Ipda Tunari, dalam siaran pers Polrestro Jakbar.

Tunari mengatakan, semakin meningkatnya perilaku kenakalan remaja, tidak dipungkiri karena faktor kemajuan teknologi informasi. Untuk itu, dirinya mengajak para tenaga pendidik agar anak didiknya mengimbangi dengan kegiatan-kegiatan yang positif.

“Dengan adanya diskusi ini, diharapkan bisa menghasilkan kesepakatan serta bagaimana solusi dan penanganan kenakalan remaja khususnya di tingkat pelajar yang ada di Jakarta Barat,” pungkasnya.

Pada sesi terakhir, dilakukan pembinaan dan penyuluhan hukum perihal aksi tawuran di kalangan pelajar, serta uraian secara global penyebab timbulnya kenakalan di kalangan pelajar dijabarkan oleh Ipda Tunari. (*/rel)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *