POSKOTA. CO – Korban minuman keras (Miras) oplosan bertambah menjadi tujuh orang dari kemarin empat orang. Para korban yang merupakan warga Tamansari, Kecamatan Kabupaten Bogor meninggal usai berpesta minuman oplosan.
Para korban yang merupakan sopir angkot ini berkumpul disebuah pos angkot Zedap. Usai menenggak miras oplosan, empat meninggal dunia dan lainnya kritis hingga dibawa ke rumah sakit.
Sebelumnya diberutakan, empat dari sepuluh anak angkot Zedap meninggal dunia usai menenggak minuman keras (miras) oplosan Selasa (12/10/2021) malam.
Dari korban selamat yang kini masih dalam perawatan di RS PMI Bogor, dua lainnya dalam kondisi sekarat.
Para peminum miras oplosan merupakan warga Ciapus, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor. Miras oplosan maut ini dibeli dengan cara patungan.
Informasi yang dihimpun, empat korban tewas tersebut merupakan sopir angkot. Mereka tewas seusai mengkonsumsi miras oplosan disebuah tempat dibilangan Pancasan.
Kapolsek Tamansari, Iptu Kusnadi mengatakan, polisi sudah mendatangi TKP pesta miras oplosan disekitar Pancasan, guna mencari informasi dan bukti petunjuk.
“Para sopir angkot ini minum miras oplosan. Ada yang meninggal. Ada yang masih dirawat. Petugas sedang kumpulkan bukti,”ujar Iptu Kusnadi Rabu (13/10/2021).
Dari keterangan beberapa orang saksi, awalnya korban tewas ada tiga orang. Namun bertambah lagi satu hingga menjadi empat orang. Korban lain masih dirawat.
“Terbaru empat meninggal akibat konsumsi Miras oplosan dan satu dalam keadaan koma,” kata Kapolsek.
Seorang warga menginfokan, jika sopir angkot Zedap meninggal dunia, karena pesta miras hingga tengah malam.
“Yang saya dengar, udah enam orang sekarat dan sampai meninggal empat orang. Penyebabnya minuman oplosan. Sisanya masih kritis di rumah sakit. Polisi sudah bawa mereka ke rumah sakit,” kata Yayat, satu warga. (yopi/bw)







Komentar