oleh

Irjen Napoleon vs Bareskrim Polri di PN Jaksel Hari ini

POSKOTA.CO–Sidang praperadilan yang diajukan mantan Kadiv Hubinter Polri Irjen Napoleon Bonaparte terhadap Bareskrim Polri digelar hari ini (Senin 28/9) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel). Gugatan itu terkait penetapan status tersangka kasus gratifikasi dalam penghapusan red notice Djoko Tjandra. Humas PN Jaksel Suharno membenarkan hari ini sidang praperadilan Irjen Napoleon digelar. “Insyaallah sidangnya digelar hari ini,” kata Suharno, Senin (28/9).

Gugatan praperadilan terhadap Bareskrim Polri diajukan Irjen Napoleon pada 2 September 2020. PN Jaksel sebelumnya telah menjadwalkan sidang perdana pada Senin (21/9) lalu. Namun, sidang ditunda karena pihak Bareskrim Polri selaku tergugat tidak hadir di persidangan.

Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Awi Setiyono sebelumnya juga telah memastikan jika pihaknya akan hadir dalam sidang perdana hari ini. Kata Awi alasan pihaknya tidak hadir dalam agenda persidangan Senin pekan lalu, karena tim hukum Mabes Polri masih berkoordinasi untuk menghadapi gugatan yang diajukan oleh Napoleon.

Terkait kasus dugaan gratifikasi terkait penghapusan red notice Djoko Tjandra, penyidik Dittipikor Bareskrim Polri telah menetapkan empat orang tersangka. Keempat tersangka yakni, eks Kadiv Hubinter Polri Irjen Pol Napoleon Bonaparte, Kakorwas PPNS Bareskrim Polri Brigjen Pol Prasetijo Utomo, Djoko Tjandra dan Tommy Sumardi.

Djoko Tjandra dan Tommy ditetapkan penyidik sebagai tersangka pemberi gratifikasi atau suap. Sedangkan, Napoleon dan Prastijo ditetapkan sebagai tersangka penerima suap.(Omi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *