oleh

David Jacob Kemungkinan Dibunuh, Tergeletak di Stasiun Juanda, Kepala Retak

POSKOTA.CO-Atlet tenis meja disabilitas Dian Mikael David Jacobs yang ditemukan dalam keadaan koma di jalur hilir Stasiun Juanda-Gambir dan meninggal beberapa jam kemudian di RS Husada, Manggabesar, ada kemungkinan dibunuh.

Dugaan ini diperkuat dengan ditemukannya luka di bagian belakang kepala Untuk memastikannya pihak kepolisian Polres Jakarta Pusat telah melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah cctv di area tersebut. Selain itu korban yang merupakan atlet disabilitas jenazahnya diotopsi di RS Soekamto Kramatjati untuk mengetahui penyebab kematiannya.

Menurut keterangan pengurus NPC (National Paralympic Country) Rima, David pertamakali ditemukan tergeletak di jalur hilir Juanda-Gambir oleh masinis commuter Line Bogor Jakarta sekitar pukul 21.15.

Petugas setempat lalu memeriksa David yang semula tidak dikenal. Ia masih bernafas namun tidak sadarkan diri. Menggunakan ambulans David dibawa ke rumah sakit Husada. Dalam pemeriksaan awal dokter setempat mengatakan tengkorak belakang petenis meja andalan DKI tersebut retak .

Selanjutnya setelah diperiksa ternyata korban bernama Dian Mikael David Jacob yang merupakan petenis meja difabel DKI dan nasional.David meninggal pukul 03.30

Ditemukan pula tiket kereta api Argo Lawu berangkat dari Gambir pukul 21.30 dan tiba di Solo pukul 03.30.

Menurut Rima almarhum baru saja melakukan sesi foto untuk mengurus keberangkatan ke Slovenia mengikuti turnamen tenis meja. “Ia rencananya usai main tenis meja bersama kawannya langsung ke solo ke keluarga besarnya,” ujar Rima.

Sementara itu Ketua Pengprov PTMSI DKI RBJ Bangkit mengaku sangat kehilangan petenis meja andalannya itu. Terakhir almarhum mempersembahkan medali emas bagi DKI di ganda campuran berpasangan dengan Rina di PON Jabar 2016. Ia juga merebut medali emas di Paralympic 2018 di London.

“Saya berharap kepolisian dapat mengusut kematiannya apakah dibunuh atau ada penyebab lain” jelasnya. (bu)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *