oleh

Betisnya Ditembak, Penjahat Kambuhan Mengerang dan Jatuh

POSKOTA.CO – Ketika ditangkap melawan menggunakan senjata tajam, dengan terpaksa polisi menembak betisnya hingga mengerang dan jatuh.

Kapolres Jakut Kombes Pol Sudjarwoko Jumat(13/11) mengatakan, tersangka AD saat mau ditangkap melawan dengan senjata tajam, tak mau ambil resiko petugas terpaksa menembaknya.

Sebelum menangkap AD, pada 10 November lalu polisi terlebih dahulu menangkap AA dan AC yang juga mencoba melarikan diri ke kawasan Bogor.

Dari penangkapan ketiga pelaku, polisi mengamankan barang bukti satu unit ponsel Vivo Y91 hasil curian, sepeda motor Honda Beat B 4946 BLV, serta celurit yang dipakai untuk beraksi.

pelaku yang ditangkap

Atas perbuatannya, ketiga begal ini dijerat Pasal 365 KUHPidana tentang pencurian dengan kekerasan (curas). “Dengan ancaman pidana minimal 5 tahun maksimal 12 tahun,” tandas KombesPol Sudjarwoko.

Untuk diketahui, ketiga begal ini beraksi pada Kamis (5/10/2020) lalu di gang sempit Jalan Sukarela, RT 06 RW 10 Kelurahan Penjaringan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.

Saat itu, ketiga pelaku merampas ponsel milik korban bernama Dulgafar (24) alias Gopay, yang sedang duduk menunggu jemputan di gang tersebut. Aksi ketiga pelaku begal ini juga terekam CCTV milik warga dan sempat diviralkan di media sosial (wandy).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *