oleh

Balap Liar di Senayan Ganggu Pengguna Jalan Raya Sudah Meresahkan

POSKOTA.CO – Dinilai menganggu ketertiban umum dan melanggar pasal 115 tentang UU Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) nomor 22/2009, aparat Polda Metro Jaya memburu mobil-mobil yang terlibat dalam balapan liar di Jalan Gerbang Pemuda, Senayan.

Jika para pelaku balapan liar itu berhasil tertangkap, ada jeratan hukum pidana yang menanti pelaku balap liar itu. “Ada ancaman pidana, ancamannya satu tahun,” kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro AKBP Fahri pada wartawan, Jumat(13/11)

Disamping melakukan pengejaran, Polda Metro juga akan melancarkan patroli lebih giat lagi untuk mencegah aksi balap liar.
“Kami sekarang upayakan pencegahan dulu. Kalau kemarin-kemarin balapan liar, polisi datang dan langsung menindak tilang di tempat. Sekarang kami pasang anggota agar bisa dicegah,” kata AKBP Fahri.

Ada 30 personel yang ditempatkan untuk mengantisipasi balapan liar di Ibu Kota.
Terkait dengan adanya balap liar di kawasan Senayan pada Jumat dini hari pukul 01.30 WIB, AKBP Fahri mengatakan pada saat itu pihaknya telah melakukan patroli namun memang terjadi ‘kucing-kucingan’ antara petugas dengan pebalap liar.

“Patroli kan muter kemana-mana. Jadi saat ada polisi mereka tidak aksi, tapi saat tidak ada polisi mereka melancarkan aksi,” ujar AKBP Fahri.

Sebelumnya ramai diperbincangkan oleh warganet di media sosial twitter terkait adanya balap liar mobil di kawasan Senayan, Jumat (13/11) dini hari.

Balap liar tersebut sempat mengganggu pengguna jalan lainnya dan menimbulkan kemacetan karena para pengguna jalan diminta menunggu hingga ajang balap tak berizin itu dimulai.

“Jalan Gerbang Pemuda, depan gedung Kemenpora ditutup buat Balap Liar mobil. Jumat (13/11/2020) dini hari Pukul 1.30 WIB. Banyak penonton, pengendara yang melintas ga bisa lewat disuruh tunggu kelar start,” cuit akun twitter @_MpaR sembari membagikan unggahan video menunjukkan kemacetan pada Jumat dini hari itu.(oko)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *