POSKOTA.CO – Gandeng Rotary Club of Semarang Bojong dan RSI Wonosobo, PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul, Tbk kembali menggelar bakti sosial Operasi Sumbing Bibir dan Langit-Langit Gratis bagi bayi dan anak-anak di Wonosobo, Jawa Tengah. Bantuan senilai total Rp400 juta yang diserahkan secara simbolis oleh Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat kepada Membership Committee Rotary Club of Semarang Bojong Eleonora Aprilita pada Sabtu (16/7/2022) tersebut digunakan untuk mendukung pembiayaan operasi sumbing bibir dan langit-langit bagi 30 pasien.
Selanjutnya operasi sumbing bibir dan langit-langit dilaksanakan oleh tim dokter di Rumah Sakit Islam (RSI) Wonosobo.
Dalam sambutannya, Irwan Hidayat menjelaskan bahwa Sido Muncul telah melaksanakan aksi sosial dan kemanusiaan operasi sumbing bibir bersama Rotary Club sejak 2018. “Ini adalah operasi sumbing bibir yang ke-6 kalinya digelar bersama Rotary Club,” kata Irwan.
Beberapa tempat pelaksanaan baksos operasi sumbing bibir antara lain di Kupang, Banteng, Dolok Sanggul, Tarutung dan Tegal. Hingga kini total pasien penerima bantuan mencapai 125 pasien.
Irwan menjelaskan bantuan operasi sumbing bibir ini lebih difokuskan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Sebab dengan biaya yang cukup mahal, anak-anak penderita sumbing bibir dan langit-langit tentu akan kesulitan untuk mendapatkan penanganan medis.
Padahal kelainan sumbing bibir dan langit-langit sangat mengganggu tumbuh kembang anak. Gangguan yang paling nyata adalah kesulitan untuk mengonsumsi makanan. “Belum lagi anak akan kesulitan untuk bersosialisasi akibat kekurangannya tersebut,” tambah Irwan.
Itu sebabnya, setiap ada pihak yang menggelar bakti sosial operasi sumbing bibir, Sido Muncul nyaris tidak pernah menolak untuk ikut berpartisipasi. “Kami senang jika melihat anak-anak sehat, bahagia, tidak ada keluhan sumbing bibir lagi,” tegas Irwan.
Sementara itu, Membership Committee Rotary Club of Semarang Bojong Eleonora Aprilita menjelaskan pasien yang mengikuti operasi gratis kali ini adalah mereka yang menderita celah pada bibir dan langit-langit. Sebanyak 10 pasien dengan kasus Labio (sumbing bibir), 10 pasien dengan kasus Palato (sumbing langit-langit), serta 10 pasien dengan kasus Labio & Palato (sumbing bibir dan langit-langit).

“Seluruh pasien telah menjalankan proses screening sehari sebelumnya. Dan hari ini tim dokter RSI Wonosobo melaksanakan operasi,” jelasnya.
Bibir sumbing adalah kondisi kelainan bawaan yang ditandai dengan adanya celah atau belahan pada bibir bagian atas. Celah tersebut bisa terdapat di tengah, kanan, atau kiri bibir. Selain di bibir atas, sumbing juga bisa terjadi pada langit-langit mulut. Kondisi ini biasa disebut dengan langit-langit sumbing. Penyebab Bibir Sumbing tersebut berkaitan dengan keturunan, perkawinan keluarga dekat, kekurangan gizi, infeksi saat kehamilan dan lainnya. Namun yang pasti terdapat gangguan penyatuan bibir, gusi, atau langit-langit saat kehamilan trimester pertama.
Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat dalam sambutannya menyampaikan terimakasih dan apresiasi yang tinggi terhadap kepedulian Sido Muncul dan Rotary Club. Kegiatan bakti sosial operasi sumbing bibir dan langit-langit ini digelar sebagai rangkaian Milda ke-27 RSI Wonosobo sekaligus HUT ke-179 Wonosobo.
“Saya berharap setelah menjalani operasi, mereka bisa tersenyum bahagia, menjalani aktivitas kehidupan yang normal tanpa ada lagi gangguan sumbing bibir dan langit-langit,” tegas Bupati. (*/fs)







Komentar