JAKARTA – Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) akan menghadirkan Electricity Connect 2025 sebagai ajang pameran teknologi kelistrikan paling mutakhir di Indonesia. Pameran tersebut dilaksanakan 19-21 November 2025 di Jakarta International Convention Center (JICC) dengan menampilkan inovasi terkini dari berbagai teknologi rendah emisi berbasis energi baru terbarukan (EBT).
“Peran strategis kelistrikan sebagai penggerak ekonomi dan fondasi kemandirian bangsa dalam menghadapi tantangan iklim dan pemerintah Indonesia berkomitmen mengarahkan pembangunan listrik agar berkelanjutan dan berkeadilan,” kata Plt Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Tri Winarno, Rabu (29/10).
“Sekarang ini dunia tengah menghadapi perubahan besar dalam sektor energi, transisi dari fosil menuju energi terbarukan. Saya percaya Electricity Connect 2025 akan menjadi forum yang sangat berharga bagi kita semua,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia yang juga Sekretaris Jenderal MKI, Arsyadany G. Akmalaputri, mengungkapkan Electricity Connect 2025 mendukung upaya pemerintah untuk memaksimalkan penggunaan sumber EBT domestik dengan mendorong pemanfaatan teknologi bersih dan rendah emisi di Indonesia.
Electricity Connect 2025 akan menjadi ajang pameran yang menampilkan teknologi mutakhir, solusi inovatif, dan peluang investasi di seluruh value chain kelistrikan nasional serta menampilkan perusahaan nasional dan internasional yang akan mengeluarkan produk unggulan mereka.
“Kami menargetkan ada lebih dari 100 exhibitor dari perusahaan ketenagalistrikan dan energi domestik maupun multinasional dari Asia, Eropa dan Australia,” ujarnya. (anton/jo)







Komentar