KUNINGAN-Kepala Desa Cileuya, Kecamatan Cimahi, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, menyatakan, penurunan 60 persen serapan Dana Desa (DD) untuk tahun anggaran 2026 tidak dilihatnya sebagai kendala untuk merealisasikan keinginan membangun objek wisata di desanya. Namun justru ditatapnya sebagai sebuah tantangan, bagaimana gagasan menciptakan wahana wisata tetap bisa diwujudkan, ditengah berubahnya implementasi kucuran keuangan dari pemerintah pusat untuk desa (DD-red) pada tahun ini yang turun begitu menjunam.
Demikian diungkapkan Kades Cileuya, Warjo, S.E.,saat berbincang dengan POSKOTAONLIINE.COM.,di ruangan kerjanya, Senin (20/4/2026).
“Kami awalnya sudah mencanangkan pembangunan wahana wisata sebuah kolam renang di sebelah timur pemukiman penduduk,”kata Warjo mulai membuka obrolan.
Menurutnya, gagasan membangun salah satu objek wisata berupa kolam renang, bertujuan menjadikan sarana tersebut ke depan sebagai salah satu fasilitas yang dapat mendongkrak pendapatan asli desa (PADes).
“Kami ingin desa memiliki sebuah omset pendapatan rutin tahunan yang mampu menyupport keuangan desa dalam membawa kemajuan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat,”ujarnya menyampaikan alasan pembangunan kolam renang.
Sehubungan itu, bagi Desa Cileuya sendiri sambung Warjo, meskipun dana desa tahun 2026 mengalami perubahan karena program nasional KDMP, hal tersebut tidak akan menghentikan total keinginannya untuk membangun wisata kolam renang.
“Solusinya dengan anggaran secukupnya dulu, wisata kolam renang akan dibangun secara bertahap,”ucapnya.
Dia mengatakan, untuk tahun sekarang akan menata jalan menuju ke kolam renang dari dana desa, tapi tentu disesuaikan dengan kemampuan dan ketersediaan anggarannya.
“Tidak cukup disitu, kami juga akan berupaya mencari peluang lain membuka akses ke pemerintah provinsi atau pusat dalam rangka menunjang modal wisata bagi desa,”ungkap Warjo.
Sebelum mengakhiri pembicaraan, Kades Cileuya ini menyampaikan, pihak pemdes juga akan segera menginformasikan program APBDes tahun anggaran 2026 kepada masyarakat melalui pampangan pemasangan baliho nanti didepan kantor balai desa setempat.(Cep/fs).







Komentar