oleh

Ditemukan Kembali Pasca Tsunami Aceh, Bidokes Polda Lampung Tes DNA Keluarga Abrip Asep

POSKOTA.CO -Untuk memastikan Abrib Asep anggota Brimob yang hilang, Biddokes Polda Lampung dan anggota Brimob mendatangi kediaman keluarga Abrip Asep yang ditemukan kembali setelah 16,3 tahun dinyatakan hilang pasca Tsunami Aceh tahun 2004 dan sudah disematkan Anumerta, pada Sabtu (20/03) siang.

Kedatangan Tim dari Polda Lampung untuk mengambil sampel darah dan rambut kakak Abrik Asep yakni Mahyudin untuk dilakukan tes DNA.

Menurut Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad S.H.,M.Si menjelaskan Tim Dokkes Polda Lampung tersebut untuk pengambilan sample darah dan rambut dari pihak keluarga Abrip Asep di Natar Lampung Selatan sebagai pencocokan DNA apakah identik dengan DNA Abrip Asep.

Hasil DNA tersebut Tim dari Dokkes Polda Lampung akan berkoordinasi dengan Tim Dokkes Polda Aceh.

Sementara itu menurut Mahyudin dia sudah yakin saat bertanya dengan petugas di RSJ Aceh dengan ciri ciri fisik adiknya dan tanda lahir di telinga kiri dan bekas luka di keningnya.

Sebelumnya diberitakan personel Brimob Abrip Asep yang hilang saat tsunami pada tahun 2004 ditemukan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Banda Aceh.

Keberadaan Abrip Asep ditemukan oleh Bripka Indra satu leting saat sama sama pendidikan Brimob. Bripka Indra mendatangi RSJ Zaenal Abidin Banda Aceh pada Rabu (17/3) dan menanyakan kepada pihak rumah sakit tentang Asep.

“Dari keterangan petugas rumah sakit pasien yang diduga Apbrip Zainal Abidin alias Asep mulai dirawat di rumah sakit itu sejak tahun 2009 dari Sampoiniet, Aceh Jaya dibawa oleh kepala desa tapi sekarang kepala desa tersebut sudah meninggal ” ungkap Kabidhumas.

Abrip Asep bertugas sebagai pasukan Bantuan Keamanan Operasional Brimob Resimen II Kedung Halang Bogor Poskotis Brimob Peukan Banda Aceh pada tahun 2004.

Saat tsunami terjadi, posko tempat Brimob Abrip Asep bertugas hancur bersama bangunan lain hingga rata dengan tanah dan dinyatakan hilang. Keluarga dan anggota Brimob lainnya melakukan pencarian hingga tidak ketemu lalu disematkan Anumerta. [kusma/sir]

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *