oleh

Dinas PMD Lamongan Gelar Sosialisasi Pilkades Serentak 2022

POS KOTA. CO- Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Lamongan menggelar sosialisasi pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak tahun 2022.

“Ada sebanyak 62 desa di 24 kecamatan di Lamongan yang akan menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades).” ujar, Ismaun Kepala Bidang Pemerintahan Desa Dinas PMD Lamongan saat sosialisasi Pilkades Desa Dermolemahbang Kecamatan Sarirejo dan Desa Bakalan Pule, Dukuh Agung, Pilang Anom dan Kelor Arum Kecamatan Tikung di Pendopo Kecamatan Tikung, Rabu(5/1).

Menurut Ismaun ada 62 desa yang akan mengikuti Pilkades serentak se-Lamongan ini tersebar di 24 kecamatan dari 27 kecamatan di Lamongan, terkecuali Kecamatan Modo, Sambeng, dan Lamongan.

Awalnya, menurut Ismaun, hanya ada 61 desa yang akan menggelar Pilkades namun seiring perkembangan ada tambahan 1 lagi.”Awalnya hanya 62 Desa, tapi kemudian berkembang menjadi 62 desa, yaitu Desa Karangwedoro di Kecamatan Turi,” kata Ismaun.

Ditegaakan Ismaun, Pilkades serentak ini berdasarkan Peraturan Bupati Lamongan Nomor 48 Tahun 2021 tentang Pilkades Serentak yang menyesuaikan Permendagri yang baru terkait pelaksanaan Pilkades di masa pandemi COVID-19. “Untuk pemetaan potensi kerawanan, saat ini masih proses,” katanya.

Pihaknya masih melihat berapa jumlah calon dan latar belakang calonnya, serta melihat bagaimana pelaksanaan Pilkades yang digelar sebelumnya
Pemetaan dilakukan untuk mensukseskan berlangsungnya pesta demokrasi di tingkatan desa.

Pihaknya juga akan memetakan desa-desa di Lamongan yang dinilai rawan saat pelaksanaan Pilkades, sehingga potensi kerawanan itu bisa dicegah dan ditekan sedini mungkin.

“Untuk pemetaan potensi kerawanan masih proses. Karena akan kita lihat dulu berapa jumlah calon dan latar belakang calon serta melihat bagaimana pelaksanaan Pilkades setempat yang digelar sebelumnya,” ujarnya.

Terkait soal anggaran untuk Pilkades serentak ini, Ismaun menyebutkan, anggaran bersumber dari APBD Lamongan tahun 2022 sebesar Rp 1.876.000.000 dan juga bisa dari APBDes setempat.

Yang dari APBDes besarannya tidak diatur, sesuai kemampuan desa masing-masing.
Untuk tahapan Pilkades serentak ini, menurut Ismaun, sudah dimulai sejak 16 Desember 2021 sampai 14 Januari 2022 dengan tahapan sosialisasi.
Sedangkan pada 15-21 Januari 2022 tahap pembentukan panitia, sementara pengumuman pendaftaran pada 28 Januari – 9 Februari 2022.

“Penetapan dan pengumuman Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada 1-3 Mei 2022, Kampanye pada 20-22 Juni 2022, Masa tenang pada 23-25 Juni 2022 dan hari H pelaksanaan Pilkades pada 26 Juni 2022,” ungkapnya.(nurqomar)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.