POSKOTA.CO – Panitia seleksi kompetensi dasar (SKD) calon pegawai negeri sipil (CPNS) Kementerian Hukum dan HAM Jawa Timur medapatankan banya jimat keberuntungan yang dibawa oleh para peserta calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang mengikuti tes seleksi.
Para peserta satu persatu digeledah mulai dari saku, celana, rok hingga tas. Saat itulah panitia menemukan berbagai jenis jimat dari saku mapun tas para peserta seleksi kompetensi dasar.
“Kita temukan mulai dari jimat jenis rajah, uang dan kertas yang ditulis huruf arab, pasir yang dibungkus kain putih, tali pocong hingga jimat pengasihan,” kata Koordinator Lapangan Panitia Daerah Seleksi CPNS Kemenkumham Jatim, Ketut Akbar.
Para panitia kata Ketut merasa heran masih ada peserta yang percaya dengan jimat seperti itu. “Mungkin agar pemilik jimat bisa lulus, tapi percuma karena tidak bisa dibawa masuk karena dilakukan pemeriksaan, dan benda itu tidak ada hubungannya dengan tes seleksi,” ujar Ketut.
Saat penggeledahn sebelum memasuki ruangan seleksi dilakukan ketat selama dua kali. Pertama dilakukan di tempat penitipan barang. Lalu, peserta kembali diperiksa sebelum memasuki ruang karantina.
Panitia memeriksa mulai dari pakaian, celana hingga ikat pinggang peserta juga ikut diperiksa. Para peserta hanya diizinan membawa kartu peserta ujian dan kartu tanda penduduk ke dalam ruangan seleksi.
Selain benda-benda yang diduga jimat, petugas panitia juga mendapatkan para peserta menyimpan alat modem dan HP di celana dalam
“Aksesoris maupun benda apapun tidak boleh dibawa masuk. Larangan ini sengaja untuk meminimalisasi kecurangan para peserta seleksi,” terang Ketut. (r)







Komentar