oleh

Pemerintah Izinkan Pesawat Tiongkok Mendarat di Bali, 61 Warga RRT Dijemput Pulang

POSKOTA.CO  – Sebanyak 61 warga Tiongkok dijemput dan kembali ke Wuhan Republik Rakyat Tiongkok (RRT), setelah Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Udara mengeluarkan surat persetujuan pesawat China Eastern Airlines dari Tiongkok mendarat diBali.

Pesawat China Eastern Airlines dari Tiongkok yang merupakan penerbangan Irreguler dari Guangzhou-Denpasar-Wuhan (CAN-DPS-WUH) diberikan ijin landing di Bali utuk menjemput warga negara Tiongkok yang berada di Bali.

Pesawat yang terang dari kota Guangzhou dan tiba di Bali pukul 12.20 Wita, hanya  61 warga negara Tiongkok di Bali yang ingin kembali, Sabtu (8/2), sisanya masih berada di Bali.

Saat penjemputan, pilot, awak kabin, serta tim medis dari Tiongkok tidak diperkenankan turun dari pesawat selama berada di area sisi udara Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali.

“Pemulangan 61 warga negara Tiongkok yang masih berada di Bali ini merupakan inisiasi dari Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok,” ujar General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Herry A.Y. Sikado.

Semua penumpang yang tinggal di Wuhan wilayah Provinsi Hubei ini dipastikan dalam kondisi sehat saat berada di Bali, dan sebelum menaiki pesawat, telah dilakukan pemeriksaan dan pengecekan suhu tubuh oleh petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP). Pesawat kemudian lepas landas pada pukul 14.11 Wita.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Hengki Angkasawan memaparkan persetujuan ini diterbitkan setelah melakukan koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri mengingat penerbangan tersebut nonkomersial.

SOP terkait penanganan penerbangan penjemputan warga negara Tiongkok di Bali: Penerbangan rute CAN-DPS sebagai penerbangan tanpa penumpang umum (Ferry Flight), Parkir pesawat ditempatkan jauh dari parkir pesawat reguler.

Selanjutnya diilakukan proses disinfektan oleh petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kemenkes setelah pesawat mendarat. Proses check in, Ruang Tunggu dan Boarding Gate disediakan secara khusus oleh penyelenggara bandara dengan pengawasan dari instansi masing-masing yaitu KKP, Otoritas Bandara (Otban) IV Bali, PT. Angkasa Pura (AP) 1, TNI dan Polri.

Sebelum penumpang menaiki pesawat, dilakukan pemeriksaan kesehatan menggunakan Thermo Scanner oleh petugas KKP di Ruang Tunggu dan dicek ulang oleh petugas medis Tiongkok di tangga pesawat, dan petugas Ground Handling dan KKP yang memasuki pesawat harus memakai pakaian proteksi sesuai standar.

Diperoleh informasi, ada 5 ribu warga negara Tiongkok bertahan di Bali sejak pemerintah menyetop penerbangan seluruh pesawat dari dan ke Tiongkok sejak hari Rabu lalu. Mereka ada yang enggan kembali ke Tiongkok karena takut dengan virus Corona yang tengah melanda penduduk di sana hingga menewaskan lebih 600 orang. (r)

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *