oleh

Selesai Salat Idul Adha, Panitia Berbagi Daging Hewan Kurban di Batam

POSKOTA CO- Antusias warga di Batam mendatangi sejumlah tempat pemotongan hewan qurban pada tempat-tempat yang disediakan oleh panitia kurban terlihat di beberapa perumahan di wilayah Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Minggu (10/7/2022).

Seperti biasanya, selesai Salat Idul Adha, panitia kurban yang disepakati oleh musyawarah Masjid segera menuju tempat dan mengambil hewan kurban tersedia, untuk tahapan proses penyebelihan.

“Untuk Hari Raya Idul Adha tahun ini, panitia menyediakan 15 ekor sapi dan 22 ekor kambing, ” kata Joko Wahyono, Ketua panitia kurban kepada POSKOTA CO- di Perumahan Vila Muka Kuning wilayah Kecamatan Sagulung Batam.

Joko berharap, proses penyebelihan hingga pembagian daging kurban berjalan dengan lancar sesuai harapan.

“Target kita semua warga Vila, satu paket bungkus daging sekira 2 kg, jika berlebih kita bagikan kepada warga yang bermohon ke panitia melalui proposal, ” ungkap Joko.

Senada dengan Joko, saat berada depan Mesjid Al-Ikhlas kepada POSKOTA CO- , Ricky Syahrul warga Blok B Perumahan Vila Muka Kuning menjelaskan semua hewan kurban saat ini dari warga yang mau berkurban.

” Daging kurban ini nantinya akan dibagikan kesemua warga di setiap blok, ” kata Ricky Syahrul, pemberi seekor sapi untuk kurban.

Dari pantauan POSKOTA CO – imbauan panitia ke warga yang menonton di lokasi penyebelihan qurban dihiraukan, sehingga terlihat tahapan proses penyebelihan qurban berjalan lancar. Nantinya, daging qurban akan dibagikan kepada seluruh warga perumahan tanpa melihat agama, suku dan etnis.

Di tempat terpisah, tetangga perumahan di Perumahan Cemara Asri, Dahmenra Ketua Panitia Qurban di Mesjid An Najm menjelaskan, jumlah hewan kurban menurun.

” Tahun ini ada penurunan dari sebelum, hanya 2 ekor sapi dan 5 kambing, tetap kita syukuri, ” kata Dahmenra.

Sementara itu, di kawasan berbeda, daerah Tanjung Uncang Fanindo, di kawasan rumah liar (ruli) dan Rusunawa 3 milik Pemko Batam persis di belakang Masjid Sultan Mahmud Riuad Syah, masjid kebanggaan Kota Batam, panitia kurban juga khawatir dengan penurunan ketersediaan jumlah hewan kurban.

” Mudahan pembagian daging kurban bisa merata, ketersediaan hewan kurban ke panitia menurun, ” ungkap Abdul Samad salah satu pengurus Masjid Sultan kepada POSKOTA CO-..

Abdul Samad menambahkan, minimnya jumlah qurban bersamaan dengan tingginya harga dapat memicu daya beli warga menurun. “Sapi biasanya dibandrol 21 juta saat ini menjadi 27 juta rupiah perekornya, begitu juga harga kambing naik hingga satu jutaaan dari harga sebelumnya, ” kata Abdul Samad.

Terakhir pantauan POSKOTA CO- di lokasi Parit Besar kawasan Marina Sekupang, tempat pembersihan bagian dalam (jeroan) kurban, warga dari setiap perumahan datang berbondong-bondong dengan menggunakan mobil pick up.

“Setiap tahunnya kita melakukan pembersihan bagian dalam kurban disini. Dengan ngumpul begini, silaturahmi antar warga semakin erat. Momen di Hari Raya Idul Adha ini selalu kami manfaatkan, tanpa membedakan agama atau suku, ” kata Yono kepada POSKOTA CO– di saat ngumpul dengan rekan kompleknya. (ferry/sir).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *