oleh

RW 06 Kebon Melati Juara I Lomba Taman PKK Tingkat Provinsi

POSKOTA.CO – Pejabat (Pj) Ketua TP PKK Provinsi DKI Jakarta Mirdiyanti Heru Budi Hartono, mengunjungi RW 06 Kebon Melati terletak di, Jalan Dukuh Pinggir V, untuk melihat langsung lokasi Jakarta Pusat juara 1 tingkat Provinsi DKI Jakarta 10 Program Pokok PKK.

“Saya berkunjung hari ini berkaitan dengan lomba 10 Program Pokok PKK dan akhirnya Kelurahan Kebon Melati mendapatkan juara 1,” ucap Mirdiyanti di lokasi.

Dia mengaku terkesan dan mengapresiasi Kelurahan Kebon Melati yang telah memberikan inovasi-inovasi dan melakukan perubahan untuk wilayahnya melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), PKK dengan warga masyarakat.

“Ini sangat bagus dan luar bisa sekali, dan harus dipertahankan sampai satu tahun ke depan. Bila nanti tahun 2024 lomba kembali dan ini dipertahankan saya minta Pak lurah untuk mencari tempat potensial seperti tempat ini lagi,” ujarnya berharap seluruh wilayah di Jakarta untuk melihat dan mencontoh Kelurahan Kebon Melati.

Ketua TP PKK Jakarta Pusat, Ucu Jamilah terharu dengan kunjungan serta apresiasi dari Pj Ketua TP PKK Provinsi DKI Jakarta Mirdiyanti Heru Budi Hartono.

“Alhamdulillah, akhirnya ibu Pj menyakini ini layak menjadi juara 1 yang bisa dipertangungjawabkan untuk juara 1 di tingkat Provinsi DKI Jakarta,” ujarnya.

Sementara itu, urah Kebon Melati, Ikhsan Kamil menerangkan, dalam kunjunganya ibu Pj Ketua TP PKK Provinsi DKI Jakarta melihat area taman, dan melihat apa saja yang dilakukan oleh PKK Kelurahan Kebon Melati dalam melaksanakan 10 program Pokok PKK.

“Beliau juga diajak melihat-lihat delapan titik taman kecil dengan rata-rata berukuran 200-300 meter. Lalu menuju waduk melati melihat langsung IPAL Komunal yang akan menjadi cikal bakal pusat wisata baru di RW 06,” kata Ikhsan.

Ikhsan melanjutkan ibu Pj Ketua TP PKK DKI Jakarta juga mengunjungi taman beras kencur, untuk melihat fotosintesis bakteri yang digunakan untuk bahan daur ulang dari nasi basi serta kulit telur.

“Nasi basi dan kulit telur dijadikan pupuk cair tanaman kemudian diakhir kunjungan melihat pusat pendidikan les anak-anak yang berbayar menggunakan daur ulang sampah,” jelasnya. (van)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *