oleh

Program Senyum Teluk Jakarta, Baznas BAZIS DKI dan Nelayan Panen Perdana Ikan Kerapu Cantang di Pulau Tidung

JAKARTA – Baznas  (Bazis)  DKI Jakarta melalukan panen perdana ikan kerapu cantang di Pulau Tidung, Kabupaten Kepulauan Seribu. Panen ikan sebanyak 500 kg tersebut merupakan bagian dalam  program Senyum yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan kaum nelayan.

Panen perdana ini adalah bentuk keberhasilan dari kolabirasi antara Baznas (Bazis)  DKI Jakarta dengan YBM Brilian untuk memberdayakan  masyarakat kelompok budidaya ikan kerapu cantang di Pulau Tidung, Kepulauan Seribu.

Dalam program Senyum Teluk Jakarta, sebelumnya Baznas (Bazis) DKI Jakarta bersama dengan YBM Brilian telah memberikan bantuan 24.000 ekor benih ikan kerapu cantang kepada pembudidaya ikan kerapu di Pulau Tidung.

“Tidak hanya sekadar memberikan bantuan benih, Baznas (Bazis)  DKI Jakarta juga melakukan pendampingan dan menerapkan manajemen tebar benih, di mana benih ikan ditebar sebanyak 3.000 ekor setiap bulan. Sehingga panen ikan kerapu dapat terus berkelanjutan dari bulan kedelapan dan seterusnya,” kata Ketua Baznas Bazis  DKI Jakarta Dr  Akhmad H Abubakar, Rabu (3/7)

Hasil panen ikan kerapu cantang bukan hanya untuk dikonsumsi saja, tetapi Baznas (Bazis) DKI Jakarta juga menerapkan sistem sedekah wajib 20% setiap kali panen. Infak tersebut akan dikumpulkan selama delapan bulan dan hasilnya akan digunakan kembali untuk budidaya ikan kerapu cantang dengan kelompok penerima manfaat yang baru. Tujuannya agar pogram budidaya ikan kerapu cantang ini terus berkelanjutan. Panen ikan kerapu cantang akan dilaksanakan setiap 2 minggu dan pada panen perdana ditargetkan menghasilkan sebanyak 500 kg.

Selain benih ikan kerapu Cantang, pada program Senyum Teluk Jakarta ini Baznas (Bazis) DKI Jakarta bersama dengan YBM Bbrilian  juga memberikan bantuan rumah apung yang digunakan untuk kegiatan pengajian rutin oleh kelompok nelayan.

Abubakar melanjutkan program Senyum Teluk Jakarta telah berjalan sejak tahun 2022, di mana sebelumnya program tersebut mengimplementasikan budidaya rumput laut. Baznas (Bazis) DKI Jakarta telah memberikan bantuan bibit rumput laut sebanyak 2,8 ton kepada nelayan di Pulau Tidung. “Setelah 8 bulan berjalan pendampingan budidaya ikan, hari ini kita bisa panen kerapu cantang perdana sebanyak 500kg,” tutur Abubakar.

Sebelumnya pada Januari 2024, melalui program Senyum Teluk Jakarta, Baznas (Bazis) DKI Jakarta juga telah memberikan bantuan rumpon dan tendak. Bantuan tersebut diberikan kepada 50 orang nelayan di Pulau Panggang dan Pulau Pramuka. “Sebanyak 10 rumpon dan 100 tendak telah didistribusikan oleh Baznas (Bazis) DKI Jakarta. Kita berharap bantuan pemberdayaan nelayan budidaya ikan. Di Kepulauan Seribu dapat lebih sejahtera. Kini mereka mustahik, ke depan mereka diharapkan menjadi muzaki,” timpal Wakil Ketua II Baznas Bazis DKI Jakarta,  Saat Suharto.

Bantuan rumpon dan tendak ini serta benih ikan kerapu cantang ini menjadi program yang cukup efektif. Hasil monitoring yang dilakukan oleh Baznas (Bazis) DKI Jakarta menunjukan adanya peningkatan pada pendapatan nelayan antara 50-70% dari pendapatan sebelumnya. Keberhasilan program bantuan rumpon dan tendak serta benih ikan kerapu cantang ini rencananya akan direplikasikan di Pulau lain di Kepulauan Seribu.

Turut hadir dalam panen perdana budidaya ikan  Cantang, Kabag Pemkesra Kepulauan Seribu Purnomo, Plt  Camat Kepulauan Seribu Selatan Angga,  Kasudin KPKP  Nurleanti,  dan  Manager Program YBM Brilian, Ahmad Daelami. (jo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *