oleh

Polemik Pemindahan SDN Pocin 1, Komnas HAM Temukan Siswa Down, Trauma, Prestasi Turun

POSKOTA.CO – Hasil investigasi dan penilaian Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) terkait permasalahan rencana pemindahan kegiatan belajar dan mengajar siswa di SDN Pondok Cina (Pocin) 1 Jalan Raya Margonda, Beji ada beberapa masalah yang sangat mengganggu kenyamanan dan ketenangan siswa dalam belajar maupun mengajar sebelum dan sesudah dipindah ke SDN Pocin 3 dan 5, Beji.

“Hasil investigasi dan pemantauan langsung Komnas HAM sejak terjadinya permasalahan rencana pemindahan gedung karena lahan akan dipergunakan membangun tempat ibadah, sangat mengganggu kenyamanan dan ketenteraman siswa belajar maupun mengajar,” kata Komisioner Komnas HAM Anis Hidayah, Selasa (13/12/2022), dalam keterangannya.

Berbagai kejadian sejak November hingga Desember 2022 di lingkungan SDN Pocin 1 ternyata peserta didik banyak yang kebingungan, trauma sampai prestasinya menurun bahkan terkesan ‘down’, trauma, bingung, prestasi menurun termasuk di-bully di lingkungan sekolah baru atau penampungan.

“Kami mendapat informasi dari pihak wali murid tentang peristiwa yang terjadi dan dampaknya pada anak didik,” ucap Anis, yang sebelumnya juga dikenal sebagai aktivis buruh migran itu mengaku setiap saat memantau kondisi dan rencana pemindahan siswa SDN Pocin 1 ke dua gedung SDN di kawasan Pondok Cina tersebut.

Rencana pemindahan tempat belajar menjadi tempat ibadah Masjid Jami Al-Quddus, imbuh Anis, menjadi perhatian masyarakat banyak termasuk pemerintah pusat dan provinsi karena terkait masalah pendidikan untuk anak bangsa atau genersi penerus di masa mendatang.

“Melihat kondisi yang semakin semrawut, menjadi perhatian serius terlebih Gubernur Jabar Ridwan Kamil menegaskan tidak mencairkan dana hibah untuk pembangunan Masjid Jami Al-Quddus di Jalan Raya Margonda sebelum kasus lahan tidak selesai dengan cara musyawarah dan mufakat dengan orang tua murid,” tuturnya.

“Pihaknya akan memanggil Wali Kota Depok Muhammad Idris terkait permasalahan yang masih terjadi agar semua berjalan sesuai harapan seluruh masyarakat Depok,” tandas Anis. (*/anton)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *