oleh

Ngaji Keliling DKM Al-Istiqomah, Warga PPH1 Cileungsi Diajak Perkuat Silaturahmi dan Keimanan

BOGOR – Pengurus DKM Musala Al-Istiqomah kembali menggelar Ngaji Keliling (NgaLing) yang kali ini berlangsung di Jalan Durian, Blok B, Perumahan Permata Puri Harmoni 1 (PPH1), Desa Situsari, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Sabtu (3/10/2026) malam.

Kegiatan rutin yang digelar setiap awal bulan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus mempererat kebersamaan warga, khususnya masyarakat RT 05 dan RT 06. Melalui kegiatan ini, warga diajak untuk terus menghidupkan kegiatan keagamaan di lingkungan tempat tinggal.

NgaLing kali ini mengangkat tema ‘Ngaji Keliling bukan Formalitas, tapi Jalan Silaturahmi Meraih Surga’. Acara diawali dengan pembacaan Tawasul dan Maulid Simtuddurror yang dipimpin Ustaz Kurdi, Ustaz Ali, dan Ustaz Ismail Al-Mayyiti.

Ketua DKM Musala Al-Istiqomah Yusuf berpesan kepada seluruh jemaah, khususnya kaum ibu, agar kegiatan Ngaji Keliling tidak dijadikan ajang untuk bermewah-mewahan atau sekadar gengsi. “Pengajian keliling ini bukan sesuatu yang jor-joran atau gengsi-gengsian. Apa yang selama ini kita ajarkan kepada para jamaah, ya kita jalankan dengan sederhana dan biasa saja,” ujar Yusuf.

Menurutnya, yang terpenting dari kegiatan NgaLing bukanlah hidangan maupun kemeriahan acara, melainkan terjalinnya silaturahmi antarwarga, khususnya di lingkungan RT 05 dan RT 06. “Intinya adalah menjalin silaturahmi antarwarga di lingkungan RT 05 dan RT 06. Jadi mohon maaf kalau penyajiannya apa adanya. Mudah-mudahan kegiatan ini bermanfaat dan menjadi amal ibadah kita semua,” kata Yusuf.

Sementara itu, Koordinator Jalan Durian, Irwan Ariestian, menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga, mulai dari bapak-bapak, ibu-ibu, remaja hingga anak-anak Gang Durian yang turut membantu menyukseskan kegiatan tersebut. “Terima kasih kepada bapak, ibu, para remaja dan anak-anak Gang Durian yang telah membantu dan mendukung terlaksananya acara ini, baik melalui materi, tenaga maupun waktu,” ujarnya.

Irwan berharap kebersamaan yang terbangun melalui NgaLing dapat menjadi ladang pahala dan membawa keberkahan bagi warga. Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan semakin mempererat tali silaturahmi, khususnya warga Blok A dan Blok B.

Ratusan jemaah menghadiri acara Ngaji Keliling (NgaLing) di Jalan Durian, Blok B, Perumahan Permata Puri Harmoni 1, Desa Situsari, Cileungsi, Bogor, Jabar pada Sabtu (3/10/2026) malam. (din)

Tausiyah kemudian disampaikan Habib Husein bin Muhsin Al Atthos. Dalam ceramahnya, Habib Husein mengajak warga untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan berkumpul dalam majelis ilmu dan silaturahmi. “Alhamdulillah, malam hari ini kita berkumpul dan bersilaturahmi. Insya Allah, doa-doa kita dikabulkan oleh Allah Swt,” tuturnya.

Menurut Habib Husein, silaturahmi memiliki banyak keutamaan. Salah satunya adalah memperoleh keberkahan usia dan kemudahan dalam mendapatkan rezeki. Karena itu, ia mengajak warga untuk terus menjaga hubungan baik dengan sesama dan memperbanyak kegiatan yang mendekatkan diri kepada Allah Swt.

“Kalau kita menjalin silaturahmi, ada dua manfaat. Pertama, dipanjangkan usia sehingga kita dapat menjalani kehidupan dalam keadaan taat. Kedua, dipermudah rezekinya. Dengan keberkahan rezeki, insya Allah, Allah Swt membukakan pintu-pintu rezeki,” katanya.

Habib Husein juga mengingatkan bahwa sebesar apa pun dosa seseorang, jangan pernah berhenti berharap kepada ampunan Allah Swt. Menurutnya, menghadiri pengajian dan berkumpul bersama orang-orang saleh merupakan kesempatan untuk mendapatkan keberkahan dan ampunan Allah. “Walaupun kita banyak dosa, selama kita berharap kepada Allah Swt, insya Allah dosa kita akan diampuni,” ujarnya.

Ia menambahkan, menghadiri majelis ilmu bukan sekadar berkumpul, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat keimanan. Terlebih dalam kegiatan NgaLing kali ini, warga bersama-sama membaca Maulid Nabi dan mengenang sejarah kehidupan Rasulullah SAW. “Kalau kita ngaji pasti ada keuntungannya. Apalagi malam ini kita membaca Maulid Nabi dan sejarah Nabi. Ini untuk menguatkan keimanan kita kepada Allah Swt,” ungkapnya.

Mengutip nasihat Imam Syafi’i, Habib Husein mengingatkan bahwa kehidupan dunia sangat singkat. Karena itu, waktu yang dimiliki hendaknya digunakan untuk memperbanyak amal kebaikan dan ketaatan kepada Allah Swt. “Dunia ini sesaat. Jadikan waktu yang singkat ini untuk kita berbuat taat kepada Allah Swt,” pesannya.

Di akhir tausiyah, Habib Husein mengajak jemaah memperbanyak membaca shalawat kepada Rasulullah SAW, serta menghidupkan sunnah-sunnah Nabi SAW dalam kehidupan sehari-hari. Ia juga mendoakan agar seluruh jamaah mendapat keberkahan hingga akhir hayat. “Mudah-mudahan di akhir hayat kita bisa berjumpa dengan Rasulullah SAW, dapat menjaga lisan, menghidupkan sunnah Rasulullah dan anak-anak kita menjadi anak-anak yang saleh,” pungkasnya. (*/din)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *