DEPOK – Dua minggu jelang Pilkada Serentak, masyarakat Kota Depok diingatkan untuk menggunakan hak pilih terhadap calon walikota dan wakilnya. Warga diharapkan agar memilih tokoh yang mumpuni dan berpengalaman untuk pembangunan berkelanjutan lebih baik.
“Keberlanjutan pembangunan yang telah dilakukan selama lebih empat tahun oleh Wali Kota Mohammad Idris – Wakil Wali Kota Imam Budi Hartono di beberapa bidang pembangunan sudah sangat dirasakan jadi tidak perlu harus mencoba mengganti pemimpin baru,” ujar Pemuka Agama Kristen Depok, Ir. Jarmud AS T, Rabu (13/11).
Keberadaan incumben atau petahana yaitu Wakil Wali Kota Imam Budi Hartono dari PKS untuk maju menjadi calon Wali Kota Depok lima tahun mendatang didampingi calon Wakil Wali Kota dr. Ririn Fafabi Atafiq dari Partai Golkar tentunya sudah berpengalaman serta memahami roda pemerintahan apalagi Bang Imam juga pernah menjadi anggota DPRD Propinsi Jawa Barat.
“Masyarakat Depok yang heterogen dari berbagai suku, agama, adat istiadat dan lainnya selama ini telah dibuktikan aman, nyaman dan damai, ujar Jarmud. Ia mengaku kagum selama 20 tahun PKS menguasai Kota Depok sangat terlihat peran toleransi di masyarakat.
Menurut dia, tidak hanya toleransi beragama saja yang berhasil tapi juga perhatian Pemkot Depok terhadap semua rumah ibadah dibantu termasuk penjaga rumah ibadah kalau di masjid namanya marbot, bidang kesehatan dengan pengobatan gratis, penataan taman, menurunkan angka stunting, pengangguran dan banyak lagi.
“Kami berharap masyarakat Depok tidak asal pilih dalam Pilkada tahun 2024. Namun pilih calon Wali Kota Depok mendatang yang sudah membuktikan kinerja selama ini agar keberlanjutan pembangunan terlaksana sesuai harapan seluruh masyarakat Depok yang mencapai lebih dari 2,5 juta jiwa,” ujar Jarmud yang juga Guru Agama Kristen di SMP dan SMA di Kota Depok. (anton/jo)
Teks foto: Pemuka Agama Kristen Kota Depok, Ir. Jarmud







Komentar