POSKOTA.CO – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy terus menggelorakan rangkaian penanaman 10 juta pohon yang menjadi bagian dari Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) di seluruh Indonesia. Kali ini, Menko PMK memimpin penanaman pohon di Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur, tepatnya di Kampus Vokasi Universitas Sebelas Maret (UNS) Caruban, dan di MI Muhammadiyah Caruban.
Dalam kesempatan itu, Menko PMK menyebut, upaya penanaman pohon ini sebagai GNRM juga, yakni “Gerakan Nasional Revolusi Menanam”. Kampanye ini mengajak semua orang menghindari sifat mudah merusak pohon, dan menumbuhkan kecintaan menanam pohon.
“Karena itu kita berusaha melalukan Gerakan Nasional Revolusi Menanam, terutama menanam pohon yang termasuk menanam kebaikan,” ujar Menko PMK saat menyampaikan sambutan dalam penanaman pohon di Kampus Vokasi UNS Caruban, dalam keterangannya pada Jumat (15/7/2022).
Dalam kesempatan itu, hadir Rektor UNS Jamal Wiwoho, Wakil Bupati Madiun Hari Wuryanto, jajaran Forkopimda Kabupaten Madiun, serta rektor dari perguruan tinggi di Kabupaten Madiun.
Muhadjir menjelaskan, saat ini sudah jelas konsekuensi nyata dari gampangnya orang menebang dan merusak pohon. Seperti kerusakan lingkungan, bencana longsor dan banjir. Kemudian, dengan rusaknya banyak pohon juga telah berdampak pada pemanasan global dan efek rumah kaca yang semakin buruk.
Untuk meminimalisasi dampak buruk tersebut dan mencapai target penanaman 10 juta pohon, Menko Muhadjir menginisiasi para peserta didik baru tingkat Universitas dan Sekolah di awal tahun ajaran baru untuk membawa bibit pohon untuk kemudian ditanam di lahan-lahan yang membutuhkan. (miv/sir)







Komentar