oleh

Kadishub Kuningan Pacu Peningkatan Aksesibilitas Antar Wilayah

POSKOTA.CO – Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Kuningan Jawa Barat, H.Muhamad Mutofid, S.H.,MT.,terus memacu peningkatan aksesibilitas (daya hubung) antar wilayah. Salah satunya dengan mengimplementasikan program pemerataan titik cahaya melalui pemasangan ribuan penerangan jalan umum (PJU) di sejumlah lokasi terpilih di wilayah berjuluk ‘Kota Kuda’ ini.

Demikian dikemukakan Mutofid saat dikonfirmasi Poskota.co melalui telepon selulernya, Sabtu (10/06/2023), terkait program pemasangan prasarana penerangan jalan umum (PJU) tahun 2023 yang disebar ke berbagai pelosok di tatar Kuningan. “Ribuan titik cahaya yang sudah tersedia pada berbagai tempat akan terus ditambah, baik di desa, kelurahan, kota kecamatan dan pada beberapa ruas jalan kabupaten maupun jalan provinsi,”terangnya.

Langkah ini sambungnya, memperlihatkan pemerintah kabupaten sangat serius dan sungguh-sungguh dalam merealisasikan program dimaksud.

Diuraikan Kadishub,Berdasarkan hasil inventarisasi dan identifikasi pihaknya, terhadap ketersediaan prasarana penerangan jalan umum (PJU) di Kabupaten Kuningan sampai dengan periode November 2022, tercatat secara kumulatif sebanyak 10.071 Titik Cahaya (TC) dengan estimasi mencapai 4.000 Id. Pelanggan. “Meliputi area sebaran berada di 3 (tiga) UPJ/Rayon PT. PLN (Persero) yaitu Kuningan, Cilimus dan Banjar (dalam proses Inv & Ind, red).

Ditambahkan Mutofid,program peningkatan dan pemerataan prasarana PJU ini, sumber pendanaannya berasal dari Bantuan Keuangan (BKK) sebagaimana terdapat dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Barat tahun anggaran 2023 sebesar Rp. 117 milyar.

Lebih jauh diulasnya,berdasarkan dokumen rencana (program kerja) dan Kerangka Acuan Kerja (KAK), distribusi penerangan jalan umum ini terfokus pada upaya peningkatan jumlah ketersediaan penerangan jalan umum di wilayah pedesaan/kelurahan.
“Rencana akan didistribusikan pada seluruh desa/kelurahan dalam wilayah Kabupaten Kuningan, masing – masing 10 titik cahaya (TC).
“Kami mengusung prinsip kolaboratif antara fungsi penerangan dan artistik melalui pengadaan dan pemasangan prasarana penerangan jalan umum tematik, bertemakan keunggulan seni dan budaya daerah,”pungkasnya.(cep)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *