oleh

FAC Raih Juara Umum Karate Bekasi Open

POSKOTA.CO-Kontingen FIGHTER ANTIKA CLUB (FAC) sukses meraih gelar Juara Umum 3 dalam Kejuaraan Karate Bekasi Open 2022 yang digelar di GOR Tambun Bekasi Jawa Barat, pekan kemarin.

Juara umum 1 direbut oleh kontingen AKC dengan 9 emas, 9 perak dan19 perunggu serta juara umum 2 direbut oleh kontingen FORKI Bekasi dengan 6 emas dan 5 perak.

Kejuaraan yang diikuti sekitar 500 atlet karate dari 27 kontingen tersebut mempertandingkan semua kategori kumite dan kata, mulai usia dini sampai senior. Kontingen FAC mengunduh 6 medali emas, 2 perak dan 2 perunggu dari hanya 11 atlet yang disertakan.

Medali emas masing-masing dipersembahkan oleh 2 orang murid MI ARROFI, Azzura Zahara Harahap dari kumite pra pemula putri -30 kg dan Muhammad Briyan Permana di kelas kumite pra pemula putra -35 kg.

Keberhasilan Azzura dan Briyan itu disusul oleh M. Azinul Haq Subkhi yang turun di kelas usia dini putra. Murid SDN 012 WANASARI itu memenangkan 4 kali pertarungan dengan kemenangan angka mutlak.

Tak mau kalah, atlet FAC lainnya, Kurrotha Alsy Rinjani juga menjadi yang terbaik di kelas usia dini putri. Meski baru pertama kali turun gelanggang, murid SDN 14 WANASARI ini cukup percaya diri melakoni setiap babak pertandingan sampai final.

“Sebelumnya saya ikut melalui pertandingan shadow kumite secara virtual. Baru sekarang tanding langsung dan Alhamdulillah juara,” ujar Rinjani senang.
Galih Aditya Riadhie juga merebut medali emas dari nomor kumite usia dini +30 kg putra. Murid SDN 014 WANASARI tersebut tampil trengginas melibas lawan-lawannya mulai babak penyisihan sampai partai puncak.

Medali emas buat kontingen FAC yang dimanajeri oleh mantan juara Asia Terbuka Silent Knight di Malaysia, Livelyhood Tonggo Sinaga ditutup oleh performa M. Wafi Ridho, siswa SMK TERATAI PUTIH GLOBAL yang menang dengan 1 poin di final.

Sedang siswa SMP IT DARUSSALAM, Rahmad Aidhil Fitra yang turun di kelas kadet -57 kg putra harus puas diganjar medali perak. Pun begitu dengan Yodha Apta Adhigana. Murid SD IT FITRA HANIAH itu awalnya tampil menawan di babak penyisihan, perempat final dan semifinal. Namun karena faktor kelelahan, Yodha harus mengakui keunggulan lawan saat menjalani pertarungan di final. Dengan begitu, Yodha diganjar medali perak.

Dua atlet kontingen FAC lainnya, Faraz Nayasha Purnomo dan Intania Rossa Widyasari harus rela diganjar medali perunggu. Rossa yang bersekolah di SDN 01 WANASARI Cibitung ini mengaku tetap senang dengan raihan perunggu di kelas pra pemula +30 kg putri tersebut.

Sebelumnya, Rossa mendapat apresiasi dari pihak sekolahnya saat menjadi juara di kejuaraan karate internasional SBY CUP XVIII/2022 dikelas shadow kumite pra pemula putri.

“Sebagai cabor tak terukur, karate ya begitulah, tak dapat diprediksi. Tapi yang penting tetap naik podium,” jelas Livelyhood, sang tim manager yang juga pernah meraih medali emas O2SN Kabupaten Bekasi di nomor kumite junior -55 kg putra dan juara kejurnas Karate PASPAMPRES Cup serta medali perunggu Kejurnas Inkai 2017 ini.

Selain Livelyhood, tim manager FAC juga ada Inggid Aida Cahyani, mahasiswi Universitas Negeri Gajah Mada (UGM) yang juga banyak menorehkan prestasi di kejuaraan karate terbuka nasional.(ali/sir)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *