oleh

Diikuti Siswa dari SD sampai SMA, Pemprov Jakarta Gelar Kompetisi Schools Reinventing Cities

JAKARTA – Dalam rangkaian inisiatif global yang diselenggarakan oleh C40 Cities, Pemprov Daerah Khusus Jakarta (DKJ) menggelar Kompetisi Schools Reinventing Cities bagi siswa SD hingga SMA dan sederajat. Pada tahun ini, kompetisi dilaksanakan di lima kota dunia, yakni Tshwane, New York City, Mexico City, Amman, dan Jakarta.

“Kreativitas peserta di Jakarta luar biasa. Contohnya, anak SD saja sudah mampu membuat video tentang upaya menurunkan emisi, menciptakan energi hijau, dan menghijaukan Jakarta dengan tanaman serta mendorong penurunan emisi,” kata Pramono usai menyerahkan penghargaan kepada para pemenang di Balaikota, Kamis (10/7).

Pramono menyerahkan Piagam dan Piala Gubernur Jakarta kepada para pemenang Kompetisi School Reinventing Cities Tahun 2025. “Kompetisi Schools Reinventing Cities ini merupakan bagian dari inisiatif global yang diselenggarakan oleh C40 Cities bekerja sama dengan Minecraft Education. Jumlahnya ada 40 kota, tapi kompetisi tahun ini digelar di lima kota,” paparnya.

Pramono menyampaikan apresiasinya terhadap ide-ide luar biasa yang diajukan para peserta, mulai dari jenjang SD, SMP, hingga SMA. “Ini menunjukkan bahwa Jakarta sebagai bagian dari kota global, sekarang ini memang karena kita secara terus-menerus berkampanye untuk ini,” ujar Pramono.

Pramono meminta agar kompetisi seperti ini terus diselenggarakan agar anak-anak dapat berinovasi dan berkarya. Pramono juga berharap melalui kompetisi ini, para pelajar dapat memberikan kontribusinya bagi pembangunan kota Jakarta.

Kepala Biro Pembangunan dan Lingkungan Hidup Jakarta, Iwan Kurniawan menambahkan kompetisi ini bertujuan mendorong keterlibatan generasi muda dalam merancang kota yang lebih hijau, sehat, dan inklusif.
“Para peserta dari usia 10 hingga 18 tahun turut berpartisipasi dalam kompetisi ini untuk memvisualisasikan ide-ide mereka tentang ruang publik yang ramah dan berkelanjutan,” paparnya.

“Antusiasme yang luar biasa ditunjukkan oleh para pelajar dari seluruh wilayah Jakarta hingga penutupan pendaftaran,” kata Iwan. (jo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *