JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung ingin para finalis Abang None (Abnon) 2025 memahami perubahan status Jakarta dari Ibukota Negara menjadi kota global, sesuai Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024. Meskipun begitu, hingga kini Jakarta masih menjadi pusat pemerintahan karena Peraturan Presiden (Perpres) terkait peralihan status ibukota belum ditandatangani.
“Untuk itu, sampai dengan kemarin 17 Agustus kita masih di Jakarta, Sidang Tahunan masih di Jakarta. Ini menunjukkan bahwa Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024 berlaku, tetapi Perpres peralihannya belum dijalankan. Jadi, Jakarta masih sebagai Ibukota Negara,” ujar Pramono saat memberikan nasihat kepada para finalis di Balaikota Jakarta, Rabu (20/8).
Pramono juga ingin para finalis Abnon Jakarta yang berjumlah 36 orang terdiri dari 18 pria dan 18 wanita juga memahami peran Jakarta secara nasional. “Di tingkat nasional, Jakarta memberikan kontribusi ekonomi tertinggi sebesar 16,61 persen dan pertumbuhan ekonomi mencapai 5,18 persen.
Dalam pertemuan tersebut, Pramono menyampaikan harapannya kepada para finalis yang akan menjadi ikon Kota Jakarta, agar mengenal lebih dalam mengenai Jakarta dan dapat memberikan kontribusi positif. “Para finalis harus memahami perubahan status Jakarta dari Ibukota Negara menjadi kota global. Saya minta pada grand final nanti, tim juri menanyakan soal ini kepada para finalis,” tandas Pramono.
“Kenapa ini saya sampaikan, supaya adik-adik punya perspektif tentang Jakarta. Dan saya pengen Abang None Jakarta ini di era saya mendapatkan kesempatan banyak hal untuk bisa belajar,” kata Pramono. Ia juga menyampaikan keinginannya untuk terus menjadikan Jakarta sebagai kota dengan kegiatan sport tourism, musikal, dan lain sebagainya. Ia juga mengingatkan para finalis tentang pentingnya memahami budaya Betawi sebagai budaya utama di Jakarta.
Pramono berharap mereka mampu memahami masalah-masalah utama di Jakarta, salah satunya adalah tingginya kesenjangan antara masyarakat kaya dan miskin. “Kalian harus punya mimpi tentang bagaimana bisa berperan untuk terlibat dalam memperbaiki Jakarta,” kata dia.
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta, Andhika Permata menambahkan, pemilihan Abang dan None Jakarta pada tahun ini merupakan yang ke-53. “Para finalis merupakan tiga besar dari setiap wilayah kota di Jakarta dan telah menjalani serangkaian pembekalan dan penjurian. Sedangkan malam grand final akan dilaksanakan pada 4 September 2025,” kata Andhika. (jo)







Komentar