oleh

Buka Rakerprov, Pramono Puji Hattrick, KONI DKI: Jakarta Harus Juara Umum

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengapresiasi kinerja KONI DKI Jakarta yang sukses meraih juara umum di Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS), PON Bela Diri, dan Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS).

“Saya bangga atas prestasi KONI Jakarta yang berhasil hattrick sebagai juara umum di POMNAS, PON Bela Diri, dan POPNAS,” ujar Pramono saat membuka Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI DKI Jakarta 2025 di Balai Kota, Rabu (3/12).

Rakerprov yang mengusung tema ‘Konsolidasi dan Sinergi Menuju Prestasi PON 2025’ ini diikuti 77 Pengurus Provinsi (Pengprov), KONI Kabupaten/Kota, serta badan-badan fungsional KONI DKI Jakarta.

Dalam sambutannya, Pramono yang akrab disapa Pram menegaskan, Jakarta harus menjadi kekuatan utama olahraga nasional di setiap event olahraga. 

“Hampir setiap pelepasan kontingen saya selalu hadir. Jakarta kalau tidak juara umum, rasanya ada yang kurang. Namun saya yakin ke depan Jakarta akan juara umum,” katanya.

Selain itu, Pram juga menekankan agar konsolidasi dan kolaborasi menuju PON XXII tahun 2028 nanti harus dilakukan secara serius dan kompak supaya Jakarta kembali merebut predikat juara umum. 

Ia menyebut ada lima prioritas menuju juara umum pada PON 2028. Pertama, Penguatan tata kelola kelembagaan olahraga. Kedua, Pembinaan prestasi yang terukur. Ketiga, Peningkatan kualitas kompetisi. Keempat, Penyediaan fasilitas olahraga yang memadai. Kelima, Kolaborasi antara KONI, cabor dan Pemprov DKI.

“Dengan fasilitas, atlet dan kompetisi yang kita miliki, Jakarta harus juara umum,” tegasnya. 

Sementara itu, Ketua Umum KONI DKI, Hidayat Humaid melaporkan sejumlah prestasi Jakarta sepanjang 2025. Di mana, Jakarta berhasil menjadi juara umum Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) XVII dan Peparpenas XI dengan total 221 medali (101 emas, 56 perak, 64 perunggu). Jakarta juga juara umum PON Bela Diri di Kudus serta Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS).

“Insya Allah atlet Jakarta akan menjadi lokomotif peraih emas bagi Kontingen Indonesia. Saat ini pun jumlah atlet Jakarta paling banyak memperkuat tim nasional,” pungkasnya. (Bu/jo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *