oleh

Baru Terima SK CPNS, Seorang Guru Honorer Tewas Diterjang Ombak

POSKOTA.CO- Naas nian nasib Deris Abdi Hamzah. Baru empat hari menerima SK CPNS sebagai guru SD, ia harus rela melupakan SK itu untuk selama – lamanya. Deris tewas diterjang ombak saat mancing di Pantai Cijeruk, Cibalong, Garut Selatan.

Keterang yang diperoleh menunjukkan, Deris meregang nyawa ketika asyik mancing di Pantai Cijeruk. Saat ia mencoba membesutkan pancingan nya sekitar pukul 11.30 tiba-tiba ombak besar muncul dan menyapu nya. Korban terseret hingga nyawanya melayang.” Mayat korban baru ditemukan 3 jam kemudian. Guru antar itu sudah tak bernyawa,” kata Wawan,45, seorang warga, Sabtu (16/1/2021).

Ia melanjutkan, Deris tercatat sebagai guru honorer di SD 5 Cikopo, Garut.Setelah 8 tahun mengajar korban resmi diangkat menjadi CPNS dan SK nya diterima pada 12 Januari 2021 “Sayang baru 4 hari SK diterima ia meninggal. SK CPNS yang dinanti nanti dilupakan untuk selama- lamanya.”

Peristiwa naas yang dialami Deris mengundang rasa prihatin Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman. Ketika mendengar kabar duka, ia bergegas mengunjungi rumah korban gulungan ombak. ” Almarhum merupakan sosok pendidik yang gigih dan tekun,” ungkapnya di rumah duka.

Deris warga Kampung Gembrongan tercatat guru anyar yang baru menerimà SK pengangkatan bersama 800 guru SD lainnya di jajaran Pemda Garut. Ia sangat mendambakan untuk menjadi pegawai negeri. Memang itulah manusia, kita hanya bisa berencana Tuhan jua lah yang menentukan.

Begitu pula Deris, sudah belasan tahun merindukan SK PNS, namun Tuhan berkehendak lain. Ia tak bisa menolak SK dari Yang Maha Kuasa mengenai SK kematian. Surat Keputusan kematian di atas segala-galanya dan tak ada apa apanya dibanding SK-SK lain termasuk SK CPNS. (Dono Darsono/sir).

 

 52 total views

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *