oleh

10 Penumpang Mobil Travel Tewas Kecelakaan Maut di Cipali

POSKOTA.CO – Kecelakaan maut kembali terjadi di Jalan Tol Cipali Km 78 A dari Cikopo arah Palimanan, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Senin (20/11/2020). Kecelakaan yang melibatkan mobil travel dan truk menewaskan 10 orang penumpang travel dan dua orang luka berat.

Informasi yang diperoleh dari petugas kepolisian dari Unit Laka Polres Purwakarta, Aiptu Ismawanto, kecelakaan maut yang merenggut 10 nyawa itu terjadi sekitar pukul 03.00 dini hari. Saat itu kendaraan travel G 1261 D yang dikemudikan Iwan melaju di Tol Cipali dari Jakarta menuju Palimanan, Cirebon, dengan membawa 12 orang penumpang.

Mobil travel yang melaju dengan kecepatan tinggi dan diduga sopirnya mengantuk menabrak truk Hino R 1857 CG yang melaju lamban di depannya. Akibat ditabrak dari belakang cukup kencang, truk Hino tersebut menabrak truk lain di depannya bernomor polisi B 9010 UEJ.

Mobil travel yang sarat penumpang mengalami rusak sangat parah. Delapan orang penumpang tewas seketika dan dua orang lainnya meninggal dunia saat mendapat perawatan di Rumah Sakit Thamrin Purwakarta. Sementara dua korban mengalami luka-luka, satu di antaranya mengalami luka berat dan dalam kondisi kritis.

Korban yang tewas dalam kecelakaan maut itu:

  1. Afrizal (54 tahun), warga Jorong, Kuto Tuo Desa Salimpaung, Sumatera Barat.
  2. Sidirjo (47), warga Desa Sukorejo RT 13/7 Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, Jateng.
  3. Kuswoyo (38), warga Desa Petanjungan, RT 004/003 Desa/Kecamatan Petarukan, Jateng.
  4. Rasbo Wibowo (65), warga Dusun Semanggu RT 03/01 Desa Sidomulyo, Kecamatan Keses, Pekalongan, Jateng.
  5. Ani Wina (4) dan Iwan (40), warga Kesesi Pekalongan, Jateng.
  6. Saefudin Juhri (41), warga Desa Sidomulto Keses, Pekalongan.

Sedang korban lainnya belum berhasil diidentifikasi. Sementara dua korban luka dalam insiden ini adalah Topan Pangestu (20), warga Karang Talok RT 02/05 Ampel Gading, Pemalang, Jateng, serta seorang pria yang mengalami luka berat dan dalam kondisi kritis. (omi/sir)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *