JAKARTA-Partai Berkarya melakukan audiensi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Jumat (4/9/2026). Pertemuan tersebut membahas perkembangan kepartaian serta kesiapan menghadapi tahapan Pemilu 2029.
Sekretaris Jenderal Partai Berkarya, Muhammad Alkahfi Try Dalle, mengatakan audiensi dengan KPU menjadi momentum untuk bersilaturahmi sekaligus berdiskusi mengenai perkembangan penyelenggaraan pemilu saat ini.
Menurut Alkahfi, penyelenggaraan pemilu masih mengacu pada ketentuan perundang-undangan yang berlaku sembari menunggu perkembangan regulasi baru.
“Ini tentunya audiensi kita silaturahmi dan diskusi terkait perkembangan saat ini. Yang kita ketahui penyelenggara masih menggunakan undang-undang yang lama sambil menunggu undang-undang yang baru,” ujar Alkahfi usai audiensi.
Alkahfi mengatakan, Partai Berkarya saat ini mulai mempersiapkan diri menghadapi Pemilu 2029. Fokus awal partai, kata dia, adalah menyelesaikan proses pendaftaran dan konsolidasi organisasi.
“Kita akan fokus dulu untuk pendaftaran. Lalu nanti di pemenangan di 2029 itu sudah ada strategi yang memang kita sudah siapkan,” katanya.
Sasar Generasi Z
Dalam persiapan menuju Pemilu 2029, Partai Berkarya juga akan memperkuat konsolidasi dengan kelompok anak muda, khususnya Generasi Z.
Alkahfi yang menyebut dirinya berusia 28 tahun menilai kedekatan dengan generasi muda menjadi salah satu modal untuk menyampaikan politik dengan cara yang lebih sesuai dengan karakter anak muda.
Ia berharap generasi muda tidak semakin apatis terhadap politik dan mau terlibat dalam proses pembangunan nasional.
“Karena umur saya 28 tahun, jadi saya tahu karakter-karakter anak muda, Gen Z, pemikirannya seperti apa. Kita di Gen Z ini jangan sampai anak muda apatis terhadap partai politik,” ujarnya.
Ia mengatakan pendekatan kepada generasi muda akan dilakukan melalui konsolidasi dan penyampaian gagasan politik dengan bahasa yang lebih dekat dengan anak muda.
Salah satu pesan yang ingin disampaikan Partai Berkarya adalah pentingnya menggunakan hak pilih pada Pemilu 2029.
“Dimulai dari jangan golput dulu. Jadi sampai 2029 anak-anak Gen Z itu jangan golput,” kata Alkahfi.
Dukung Pemerintahan Prabowo
Terkait posisi politik Partai Berkarya terhadap pemerintahan saat ini, Alkahfi menegaskan partainya memilih mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Ia mengatakan keputusan tersebut telah ditegaskan oleh Ketua Umum Partai Berkarya, Muchdi Purwopranjono, kepada seluruh kader.
“Kita saat ini ketua umum kita jelas dan tegas, diperintahkan juga untuk para kader Berkarya bahwa kita akan mendukung pemerintahan Pak Prabowo,” ujarnya.
KPU Berpedoman pada Aturan yang Berlaku
Sementara itu, Anggota KPU RI Idham Holik sebelumnya menegaskan KPU tetap berpedoman pada regulasi yang berlaku dalam menjalankan tugas kepemiluan.
Dalam konteks persiapan menuju Pemilu 2029, Idham mengatakan selama belum terdapat perubahan undang-undang maupun putusan Mahkamah Konstitusi terbaru yang mengubah ketentuan, KPU akan tetap menggunakan aturan yang berlaku sebagai dasar penyelenggaraan.
“Selama UU tidak berubah dan tidak ada keputusan MK terbaru maka (aturannya) masih sama,” ujar Idham dalam kesempatan menerima audiensi partai politik di KPU.
KPU juga terus membuka ruang konsultasi bagi partai politik, termasuk terkait pemutakhiran data kepengurusan dan keanggotaan melalui Sistem Informasi Partai Politik (SIPOL).
KPU mencatat Partai Berkarya saat ini memiliki kepengurusan pusat dengan Muchdi Purwopranjono sebagai Ketua dan Muhammad Alkahfi Try Dalle sebagai Sekretaris. Kepengurusan tersebut tercantum dalam data resmi KPU dengan dasar SK Kementerian Hukum Nomor M.HH-1.AH.11.02 Tahun 2026.(fs)







Komentar