BALI – Nathan Barki serta pasangan Rafalentino Ali Da Costa/Ethan David Zapp menjadi harapan tuan rumah, untuk melihat jauh para petenisnya dapat berkiprah lebih tinggi pada seri 4, ITF World Tennis Tour M-15, Amman Mineral Men’s World Tennis Championship 2026.
Torehan luar biasa berhasil ditunjukkan oleh ketiga wakil tuan rumah yang turun di nomor tunggal serta ganda putra, dimana pada hari ini sukses menunjukkan performa terbaiknya untuk mengalahkan lawan-lawannya dengan kemenangan meyakinkan.
Keberhasilan pertama diawali oleh Nathan Barki dinomor tunggal putra, dimana petenis merah putih berusia 21 tahun tersebut tampil sebagai pemenang pada laga keduanya, saat melawan Anthony Susanto yang harus mundur dari pertandingan akibat cidera.
Bertanding di lapangan D, Bali Beach Country Club, Nusa Dua, Bali, pertarungan antara kedua wakil tuan rumah ini sebenarnya berlangsung seimbang, dimana kejar mengejar poin terus terjadi hingga skor sama kuat 5-5 di set pertama.
Memasuki game ke 11, setelah melalui 3 kali deuce, Nathan akhirnya dapat mematahkan servis dari Anthony Susanto, untuk menutup set pertama dengan kemenangan 7-5 dalam tempo 48 menit.
Jelang memasuki set kedua dimulai, Anthony Susanto yang sempat meminta perawatan medis akibat merasa kesakitan pada lengan tangan sebelah kanan, membuat petenis Indonesia berusia 29 tahun ini akhirnya memutuskan untuk mundur, dan tiket kebabak perempat finalpun menjadi milik Nathan Barki.
Seusai pertandingan Nathan Barki menyampaikan bahwa, Dirinya prihatin dengan kondisi yang dialami oleh Anthony Susanto yang harus mundur akibat cidera dan berharap rekannya tersebut dapat segera pulih. Meski kurang puas dengan hasil kemenangan yang diraihnya hari ini, Nathan berharap dapat mempertahankan performanya dan terus fokus menghadapi laga-laga berikutnya.
Pada pertandingan lainnya, sukses yang diraih Nathan Barki ternyata gagal diikuti tunggal putra Indonesia lainnya Rafalentino Ali Da Dacosta setelah dipaksa menyerah dua set langsung oleh Karan Singh dari India.
Menghadapi unggulan ke 4 yang kemaren mengalahkan pemain tuan rumah Gunawan Trismuwantara, pemain berusia 23 tahun dari India ini, tampil begitu solid untuk menang 6-3 dan 6-2 dari Falen, dalam tempo 1 jam 16 menit untuk melangkah kebabak 8 besar.
Kegagalan Rafalentino Ali Da Costa dinomor tunggal ternyata mampu ditebusnya dengan sempurna saat kembali turun di ganda putra bersama pasangannya Ethan David Zapp, kala bertemu unggulan pertama Isaac Becroft/Reece Falck dari Selandia Baru.
Dengan motivasi tinggi dan bermain tanpa beban disepanjang pertandingan, Falen yang baru berusia 16 tahun dan Ethan 17 tahun, bertarung sangat luar biasa dan secara mengejutkan sukses menumbangkan unggulan pertama tersebut dengan skor 7-5 6-4, dalam waktu 1 jam 14 menit, sekaligus memastikan langkahnya ke semi final.
Menanggapi kemenangan yang merupakan rekor terbaik bagi Rafalentino Ali Da Costa/Ethan David Zapp selama mereka berpasangan, keduanya mengaku Sangat gembira dan tidak menyangka dapat menumbangkan unggulan pertama pada seri ke 4 ini. Selanjutnya kedua petenis belia ini akan berusaha sebaik mungkin dan tidak membebani diri dengan target yang terlalu tinggi, agar dapat bermain seperti hari ini.
Selanjutnya untuk laga semifinal besok, Rafalentino Ali Da Costa/Ethan David Zapp bakal menghadapi lawan tangguh lainnya yakni unggulan ke 4, Sebastian Grundtvic Jorgensen/Ryotaro Taguchi yang mengalahkan Leo Borg/Eric Ahren dari Swedia dengan skor 6-4 3-6 dan super tiebreak 10-5.(bu)







Komentar