JAKARTA – Sebanyak 741 orang yang berkeliaran di wilayah Jakarta Pusat terjaring dalam kegiatan operasi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) saat Satgas Pelayanan, Pengawasan dan Pengendalian (P3S) Suku Dinas Sosial (Sudinsos) Jakpus menggelar operasi penertiban PPKS di wilayah Jakarta Pusat.
Kepala Suku Dinas Sosial (Kasudinsos) Jakarta Pusat Abdul Salam membenarkan, dari total jumlah rekapitulasi operasi PPKS terjaring sebanyak 741 orang terhitung dari bulan Januari hingga Agustus 2025.
Adapun ratusan PPKS yang terjaring, lanjut Abdul Salam, terdiri dari balita telantar 1 orang, lansia telantar 57 orang, gelandangan 224 orang, pengemis atau pengamen 87 orang, ODMK telantar 37 orang, non-PPKS 51 orang, dan total care 7 orang.
“Yang paling terbanyak terjaring saat operasi PPKS itu gelandangan,” ungkap Abdul Salam, didampingi Rian Permana Putra kasubag Tata Usaha Sudinsos Jakpus, Selasa (2/9/2025) sore.
Ditambahkan Abdul Salam, dari jumlah 741 PPKS yang terjaring kemudian dibawa ke panti bina sosial untuk dilakukan pembinaan. “Untuk tahun 2025 ini penjangkauan PPKS di wilayah Jakarta Pusat, alhamdulillah berkurang,” imbuhnya. (*/van)







Komentar