JAKARTA – Wisma Serbaguna Senayan kembali menjadi saksi geliat adu strategi ribuan buah catur. Gelaran legendaris Japfa Chess Festival ke-16 tahun 2026 resmi bergulir pada 1-6 September 2026, menghadirkan atmosfer pertandingan yang tak hanya kompetitif, tetapi juga syarat akan pembinaan karakter generasi muda bangsa.
Edisi ke-16 dari ajang yang paling ditunggu-tunggu insan catur di Tanah Air ini diikuti oleh 523 peserta dari 23 Pengurus Provinsi (Pengprov) PB Percasi. Tingginya antusiasme terlihat dari jumlah pendaftar yang hampir menyentuh angka 600 peserta, bahkan terpaksa dibatasi karena kapasitas tempat yang tersedia. Selain pecatur lokal, ajang ini juga diramaikan oleh pecatur mancanegara dari Jepang, India, Uzbekistan, Kazakhstan, hingga Vietnam.
Partai Duel Meet Internasional
Sorotan utama festival kali ini tertuju pada partai Duel Meet JAPFA Internasional, yang mempertemukan para bintang muda berprestasi dunia:
- Kategori Putra: IM Satria Duta Cahaya (18 tahun/rating 2412) menantang pecatur muda berbakat asal Vietnam, IM Dau Khuong Day (15 tahun/rating 2509).
- Kategori Putri: WIM Laysa Latifah (20 tahun/rating 2213) berhadapan dengan WGM Xeniya Balabayeva asal Kazakhstan (rating 2325).
Kedua partai internasional ini memperebutkan total hadiah bergengsi sebesar 1.300 dolar AS untuk pemenang dan 850 dolar untuk runner-up.
Komitmen 16 Tahun
Direktur Corporate PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk Rahmat Indrajaya menegaskan, konsistensi Japfa yang telah menjalin kerja sama selama 16 tahun bersama PB Percasi. Melalui semangat “Think Chess, Think Japfa”, ajang ini dirancang sebagai ruang bertanding, belajar, sekaligus bermain yang ramah lingkungan (eco-friendly).
“Catur bukan sekadar olahraga, melainkan sarana membangun karakter dan sportivitas. Meski dukungan pemerintah terhadap catur belum sebesar sepak bola atau bulu tangkis, catur sangat penting untuk membangun karakter bangsa. Kami berharap para pecatur muda memanfaatkan momentum ini untuk mematangkan skill mereka,” ujar Rahmat, dalam keterangannya yang didapat POSKOTAONLINE.COM, Selasa (1/9/2026).
Senada dengan hal tersebut, Head of Social Investment PT Japfa Nursanti menegaskan, komitmen perusahaan untuk terus mencetak generasi baru pencatur Indonesia yang mampu mengukir prestasi di panggung dunia.
Sementara Ketua Panitia Pelaksana Hendry Hendratno menjelaskan, festival yang berawal dari gagasan Ketua Dewan Pembina PB Percasi GM Utut Adianto ini mempertandingkan 14 kategori. Kategori tersebut mencakup kelompok junior, open, wanita, veteran (usia 56 tahun ke atas), hingga nomor antarperusahaan/instansi dengan total hadiah mencapai ratusan juta rupiah.
Wakil Ketua III KONI Pusat Mayjen TNI (Purn.) Andrey Sutarno mengapresiasi konsistensi PT Japfa dalam mendukung kemajuan catur nasional dan berharap ajang ini mampu melahirkan ‘Utut-Utut muda’ serta penerus GM Ardiansyah.
Wakil Ketua Umum III PB Percasi Irjen Pol. Achmad Ramadhan Kahfi tak ketinggalan menyampaikan apresiasi atas kemitraan berkelanjutan bersama Japfa, seraya mengimbau para peserta untuk menjadikan kekalahan sebagai bahan evaluasi dan kemenangan sebagai kebanggaan. Pihaknya juga berharap program pembinaan seperti Japfa for Kids dapat semakin meluas hingga ke daerah-daerah. (*/dk)







Komentar