POSKOTA.CO – Delapan Lokasi menjadi titik pos PAM terpadu, di mana Kapolres Bogor Kota, AKBP Irsan di Bogor, mengatakan, Delapan pos pengamanan tersebut digunakan petugas gabungan untuk mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru 2015.
“Pos PAM ini akan nantinya untuk menempatkan petugas gabungan dari polisi, TNI, ormas dan jajaran samping lainnya yang bertugas mengamankan perayaan Natal dari awal sampai akhir,” kata Kapolres.
Pendirian Pos PAM Natal dan Tahun Baru merupakan bagian pelaksanaan Operasi Lilin Lodaya 2014 yang dimulai dari tanggal 24 Desember hingga 2 Januari mendatang. Delapan titik Pos PAM Natal dan Tahun Baru tersebut yakni, satu pospelayanan terdapat di Terminal Baranangsiang.
Sedangkan Tujuh Pos Pengamanan tersebut di Pos PAM Tan Ek Tjon di Kecamatan Bogor Timur, PosPAM Simpang BNR Kecamatan Bogor Selatan, Pos PAM Jembatan Merah dKecamatan Bogor Tengah, Pos PAM BORR di Kecamatan Bogor Utara, Pos PAMdepan Yogja Jalan Baru di Kecamatan Tanah Sareal, Pos PAM di Gunung Batu Kecamatan Bogor Barat.
“Gereja Zebaouth sebagai gereja yangaktivitasnya cukup tinggi dan berada di ring satu ini ditempati dan dibuatkan pos,” kata AKBP Irsan.
Ada 65 gereja yang terdiri dari lima gereja besar, 11gereja sedang dan 45 gereja kecil di Kota Bogor ini. Polres Bogor melakukan penyisiran di gereja-gereja besar oleh tim polisi yang melibatkan penjinak bom dan anjing pelacak.
“Dengan adanya pengamanan lengkap ini, diharapkan dapat memperlancar perayaan Natal di Kota Bogor,” katanya.
Selain mendirikan Pos PAM, menghadapi libur Natal dan Tahun Baru 2015,Kepolisian Resor Bogor Kota telah menyiapkan langkah-langkah diantaranya pelaksanaan Operasi Lilin Lodaya yang melibatkan 1.465 personel gabungan terdiri dari 2/3 kekuatan Polres Bogor sebanyak 753 orang, dibantu Polda Jawa Barat sebanyak satu satuan setingkat kompi, dan 630 instansiterkait seperti TNI, DLLAJ, Satpol PP, Pramuka, dan Polmas.
Sementara itu, menyambut perayaan Natal yang jatuh setiap tanggal 25 Desember, sejumlah gereja telah berbenah. Beberapa sudah memasang tenda sebagai tempat ibadah menampung jemaat yang tidak tertampung di dalam gereja seperti yang dilakukan di Gereja Katedral Jalan Kapten Muslihat. (hais).







Komentar