oleh

POLISI TEMUKAN POTONGAN JEMPOL TANGAN BERDARAH

jempolPOSKOTA.CO  – Jajaran Polres Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, mengamankan potongan jari jempol tangan yang diduga milik pencuri branks, warga Kelurahan Senalang, sedangkan penghuni rumah itu masih ke luar kota.

Potongan jari jempol yang masih berlumuran darah itu ditemukan salah seorang warga pada Jumat (20/6) sekitar pukul 16.30 WIB, tergeletak di tanah di depan teras rumah milik Hafif,50, kata Kasat Reskrim Polres Lubuklinggau AKP Karimun Jaya, Senin.

“Petugas kami mendapat laporan dari masyarakat bahwa ada pencurian di rumah kosong yang pemiliknya masih ke luar kota, anggota langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP),” katanya.

Ia memperkirakan pelaku pencurian itu lebih dari dua orang karena berhasil mengangkat brankas baja yang beratnya mencapai ratusan kilogram dengan cara diangkat dan dipindahkan ke dalam mobil, namun belum bisa dipastikan kerugian pemilik rumah tersebut karena masih di luar kota.

“Pemilik rumah itu hingga saat ini belum melapor, tapi kita sudah lakukan olah TKP dan mengamankan jari jempol tangan diduga milik seorang pelaku dan gembok depan pagar rumah yang dirusak pelaku,” tandasnya.

Salah seorang adik pemilik rumah Rahman,32, menuturkan aksi perampokan tersebut pertama kali diketahui salah seorang petugas yang hendak mengantarkan paket ke rumah korban, petugas itu merasa janggal lantaran melihat pintu samping sebelah kanan dalam kondisi terbuka, apalagi gambok pintu pagar rusak. Petugas tersebut melaporkannya ketetangga sebelah rumah yaitu rumah Rudi.

“Mengetahui ada yang tidak beres, maka kami bersama warga langsung melaporkan kejadian itu ke polisi karea rumah kakak saya dibobol kawanan perampok,” ujarnya.

Setelah dilakukan pengecekan, ternyata kondisi pagar luar rusak dan brankas hilang padahal berada di kamar utama yang lokasinya jauh dari kamar depan. Rupanya berankas itu sebelum diangkat ke atas kendaraan didorong bersama-sama karena sangat berat.

Ia tidak tahu menahu apa isi dalam brangkas yang berhasil dibawa kabur kawanan pencuri itu yang jelas dalam brankas itu pasti barang berharga karena pemiliknya adalah salah seorang pengusaha batu bara.

Salah seorang warga yang tidak bersedia disebutkan namanya mengatakan setelah ditemukan potongan jari tangan itu, warga beramai-ramai mendatangi lokasi kejadian karena ruas jari tangan itu masih terdapat bercak darah.

Potongan jari jempol itu ditemukan tidak jauh dari bekas dorongan roda brankas bahkan bercak darah terlihat di dinding dan lantai teras samping kanan rumah Hafif, tetangga rumah yang kebobolan pencuri itu.

Belum diketahui berapa kerugian pemilik rumah akibat peristiwa perampokan tersebut, karena pemilik rumah saat itu masih berada di wilayah Jambi menyelesaikan urusan bisnis batubara, ujar warga itu. antara

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *