oleh

Pembunuh Mayang Sebelumnya Minta Penganiaya Wanita Dikebiri

Mayang WNI yang direbus di Australia
Mayang WNI yang direbus di Australia

POSKOTA.CO – Polisi Australia menduga pembunuh Mayang Prasetyo, adalah Marcus Peter Volke, “suaminya”. Tak hanya memutilasi, tapi Marcus juga memasak potongan tubuh korban asal Lampung tersebut.

Marcus dikenal sebagai sosok yang kritis terhadap segala bentuk kekerasan terhadap perempuan. Dia juga aktif sebagai pecinta hewan. Belum lama ketika Marcus membela seorang perempuan India yang dianiaya dengan cara digantung, Marcus berkomentar agar pelaku kekerasan dikebiri.

Media ABC Australia melansir, jasad Marcus Volke ditemukan tidak jauh dari apartemen yang ditempatinya bersama Mayang. Polisi menemukan luka sayatan di lehernya, diduga Volke bunuh diri saat polisi mengejarnya.

Adapun polisi mendatangi apartemen Volke dan Mayang karena mendapat laporan tetangga mereka yang hampir setiap hari mendapati bau busuk menyengat dari kamar Mayang. Saat digeledah, polisi menemukan jasad Mayang yang dimutilasi berada di atas kompor.

Korban pembunuhan dengan cara sadis di Brisbane, Australia diketahui warga negara Indonesia yang tinggal di Bali. Orangtuanya Mayang Prasetyo, korban tersebut tinggal di Lampung.

Wartawan surat kabar Courier Mail Australia berhasil menemui ibu dari Mayang di Lampung. Kepada Courier Mail, ibunda mengaku sangat sedih mendengar kabar meninggalnya sang anak.

Menurut orangtuanya bernama Nining Sukarni, sang anak adalah penyangga ekonomi keluarga. Dia kerap mengirim uang kepada keluarga di Indonesia termasuk membiayai kebutuhan sang adik berusia 18 tahun dan 15 tahun. “Dia yang menyekolahkan adiknya,” ujar Nining dikutip Courier, Senin (6/10).

Menurut Nining, keduanya terakhir berbincang Kamis pekan lalu. Saat itu, Mayang menyebut kondisinya baik-baik saja.

Sukarni juga bercerita kalau Marcus Volke pernah berkunjung ke Indonesia bersama dengan Mayang. Nining menyebut Volke sebagai sosok pendiam dan tidak neko-neko. Dia mengaku baru saja bekerja di sebuah restoran di Brisbane.

Keduanya menikah pada Agustus 2013. Sebelum menikah, Mayang minta restu dulu ke Nining. Mayang pindah ke Brisbane setelah menikah dan mengaku bosan di sana, ingin pulang ke Bali di mana mereka berdua memiliki rumah. “Saya berpesan kepada mereka supaya tidak sering berantem,” ujar Nining.

Seperti diberitakan, sang pelaku yang dengan sadis membunuh Mayang adalah Marcus Volke,28, yang berprofesi sebagai koki. Marcus sendiri kemudian ditemukan bunuh diri setelah kabur dari kejaran polisi Australia.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *