oleh

Orang Yang Sembunyikan Habib Novel Bisa Dipidana

Pentolan FPI
Pentolan FPI

POSKOTA.CO – Siapapun yang membantu Habib Novel bersembunyi, dijerat pasal turut serta menyembunyikan pelaku kejahatan. Pasal yang bisa dijeratkan kepada kerabat yang menyembunyikan Novel adalah pasal 221 KUHP tentang menyembunyikan pelaku tindak pidana, serta pasal 261 KUHP tentang menghalangi tugas penyidik kepolisian.

“Kalau dia tahu bahwa Novel itu tersangka dan DPO, berarti menyembunyikan,” tegas
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Selasa (7/10/2014).

Sementara itu, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyarankan Pempov DKI menegur FPI terkait unjuk rasa yang berbuntut kerusuhan. Tetapi Wakil Gubenur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mempertanyakan saran tersebut.

“Tegur gimana, selama ini FPI berpegang pada surat keterangan bahwa pernah terdaftar di Kemendagri, di Pemda DKI gak ada,” kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (7/10/2014).

Ahok menyebutkan Ditjen Kesbangpol di Kemendagri yang harusnya menegur dan bila perlu membubarkan FPI. Pasalnya Kemendagri pernah mengeluarkan Surat Keterangan Terdaftar bahwa FPI diakui sebagai ormas Islam. Surat itu pula yang selama ini, kata Ahok, menjadi pegangan bagi FPI.

Surat keterangan ini berlaku sampai dengan Desember 2013. Apabila di kemudian hari surat keterangan ini terdapat kekeliruan dan terjadi penyalahgunaan, akan ditinjau kembali sesuai ketentuan yang berlaku. Demikian surat keterangan ini diberikan,” kata Ahok membacakan isi kopi surat yang dimilikinya.

Orang nomor dua di DKI ini juga menilai ada kesan pemerintah pusat saling melempar ketika bicara soal sanksi bagi FPI. Pasalnya pada tahun lalu, saat ada desakan untuk membubarkan FPI pemerintah justru menyebut FPI tak terdaftar.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *