oleh

Kabur Ditembak, Bandar Sabu Ditangkap Saat Berobat di Rumah Sakit

Sekilo sabu Ilustrasi
Sekilo sabu Ilustrasi

POSKOTA.CO – Muhamad Junaedi, 28 tahun, bandar sabu asal Kampung Cilongok, Desa Sukamantri, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang ditembak polisi karena kabur saat akan ditangkap. Buronan narkoba itu, akhirnya ditangkap saat berobat di rumah sakit.

Wakasat Narkoba Polresta Tangerang, AKP Wempy Santoso, Selasa (23/9) mengatakan, pelaku ditangkap ketika hendak berobat mengeluarkan proyektil dari tubuhnya.

Kronologis penanggakapan dilakukan, saat salah seorang anggota melakukan penyamaran untuk memesan sabu melalui telepon genggam tersangka.

“Itupun transaksinya baru bisa dilakukan setelah berpindah-pindah lokasi selama tiga kali, karena tersangka curiga,” paparanya.

Namun, saat transaksi dilakukan, anggota langsung menyergap tersangka. Tersangka berontak dan melakukan perlawan. Setelah membuang tembakan peringatan ke atas, kemudian ditembaklah kaki tersanga bagian kiri.

“Junaedi terus melakukan perlawanan meskipun terjatuh, lalu ditempak lagi ke bagian pinggangnya, namun tetap saja melawan dan mencoba merebut senjata api, kemudian ditembak lagi mengenai punggung,” ungkapnya.

Kemudian tersangka lari terbirit-birit dan anggota kehilangan jejak. Akan tetapi berdasarkan hasil penelusuran, maka diketahuilah di salah satu rumah sakit Sari Asih, Sagiang, Kecamatan Jati uwung, ada pasien yang sedang melakukan perawatan setelah luka tembak.

“Setelah diperiksa benar adanya, Junaedi sedang di UGD, dan kemudian dipindahkan ke Rumah Sakit Polri, Kramat Jati,” katanya.

Atas perkelahian tersebut, anggota mengalami memar-memar sedangkan tersangka kini masih dalam perawatan dan akan dijerat pasal 114 ayat 1 dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *