POSKOTA.CO – Kemelut KPK-Polri sudah memasuki minggu ketiga belum ada tanda reda. Sejumlah tokoh dan warga menunggu sikap (taji) Jokowi untuk mendinginkan suasana dengan tidak melemahkan salah satu pihak. “Ini kan pribadi yang menyeret lembaga,” kata para tokoh dan warga.
Kawatir KPK tak berdaya karena karena semua panglimanya di tersangka kan,Deputi Pencegahan KPK Johan Budi Sapto Prabowo mendesak Presiden Joko Widodo menunjukkan tajinya bila seluruh pimpinan KPK saat ini dililit perkara hukum.
Meski baru satu pimpinan KPK ditetapkan sebagai tersangka. Yakni Bambang Widjojanto namun busur Polri dengan ujung tersangka terus membidik ketua KPK lain. Bahkan, nasib Abraham Samad, kabarnya tinggal melayangkan surat sudah jadi tersangka.
Menurut informasi, tak lama lagi menyusul Adnan dan Zulkarnain. Johan mengatakan, bila seluruh pimpinan KPK menjadi tersangka maka praktis mereka harus berhenti sementara menunggu proses hukum selesai. Akibatnya adalah KPK tidak mengalami kekosongan kepemimpinan.
“Saya kira ini saatnya Presiden Jokowi turun tangan. Pada saatnya kami akan melakukan sesuatu yang signifikan. Hanya presiden yang bisa menyelesaikan masalah ini karena kalau semua tersangka, KPK tidak bisa jalan organisasinya karena di Undang-Undang itu yang bisa me-running organisasi adalah pimpinan KPK,” kata Johan dalam jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Senin (2/1).







Komentar