oleh

Ganda Campuran Pastikan Ke Semifinal

Ganda campuran
Ganda campuran

POSKOTA.CO – Ganda campuran unggulan teratas Ardiansyah Putra/Devi Tika Permatasari masih belum terbendung sekaligus memastikan tiket semifinal kejuaraan bulu tangkis internasional “Victor Wali Kota Surabaya Cup 2014”.

Pada pertandingan di GOR Sudirman Surabaya, Jumat, pasangan yang sama-sama pernah menghuni Pelatnas PBSI itu, menundukkan ganda asal Guangzhou, Tiongkok, Li Yisheng/Mei Qilin, dengan skor ketat 24-22, 22-20.

Dibanding laga sebelumnya, kali ini pasangan Ardiansyah dan Devi Tika harus bekerja ekstra keras untuk mengatasi perlawanan sengit dari pasangan Tiongkok yang bermain cukup solid.

Selama dua game pertandingan yang berlangsung 40 menit, perolehan angka dari kedua pasangan cukup ketat hingga laga harus diakhiri dengan “deuce”.

“Permainan lawan memang cukup solid, sehingga kami harus bermain lebih sabar dan tenang untuk meladeni mereka,” ujar Ardiansyah.

Di babak semifinal yang dimainkan Sabtu (3/5), Ardiansyah/Devi Tika (PB Berkat Abadi/SGS PLN) akan berjumpa dengan pasangan nonunggulan Ridho Akbar/Imma Muthiah Khairunnisa (PB Halim/Mutiara).

Ridho/Imma melangkah ke babak empat besar setelah menumbangkan unggulan ke-4, Yodhi Satrio/Heti Nugraheni (Jaya Raya Suryanaga), dalam dua game langsung 25-23, 21-13.

Laga semifinal lainnya mempertemukan pasangan Anggun Nugroho/Dian Fitriani (Halim/Jaya Raya) dengan unggulan ke-3 Rizky Hidayat/Nadya Melati (Hi-Qua Wima/Pertamina).

Anggun/Fitriani lolos ke empat besar dengan mengalahkan pasangan Singapura, Loh Keah Hean/Delis Yuliana, 21-18, 21-18. Sedangkan Rizky/Nadya mengungguli Riyo Arief/Keysha Nurvita (Hi-Qua Wima/SGS PLN) dengan “rubber game” 17-21, 21-11, 21-19.

Dari nomor tunggal dewasa putra, tuan rumah Surabaya menempatkan satu wakilnya di babak semifinal melalui Febryan Irvannaldy, setelah rekannya “si kidal” Siswanto tersingkir.

Febryan Irvannaldy (Hi-Qua Wima) yang menempati unggulan ke-3, menghentikan laju pebulu tangkis veteran Jeffer Rosobin dengan skor 21-17, 21-16, untuk selanjutnya bertemu pemain nonunggulan Rohmat Ar (Exist BC) yang menang atas Reksy Aureza Megananda (Djarum) 19-21, 21-15, 21-16.

Pada laga lainnya, unggulan ke-8 Siswanto gagal mengikuti jejak Febryan setelah menyerah 15-21, 21-14, 13-21 dari pemain Tiongkok, Tang Junxian.

Dalam perebutan tiket final, Junxian akan menghadapi unggulan ke-4 Thomi Azizah Mahbub (Djarum) yang kembali meraih kemenangan mudah 21-8, 21-8 atas Rizky Antasari (Hi-Qua Wima).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *