oleh

KSOP Kebut Proses Penerapan Tarif Jasa Pelabuhan Marunda

POSKOTA.CO – Upaya Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Marunda menata layanan sehingga meningkatkan kepuasan pengguna jasa dan pendapatan bagi negara terus berlangsung. Sebagaimana yang berlangsung pada Senin (28/3/2022) di Jakarta, dengan adanya penetapan dari Kementerian Perhubungan atas penetapan tarif jasa layanan pemanduan dan penundaan di perairan Pelabuhan Marunda yang dilakukan perusahaan pemanduan dan penundaan PT Krakatau Bandar Samudera (KBS).

Penetapan tarif jasa tunda dan pandu itu tertuang Surat Rekomendasi Persetujuan Penetapan Tarif Awal Jasa Kepelabuhanan Kepada BUP (Badan Usaha Pelabuhan) PT Krakatau Bandar Samudera (KBS) No PR 302/1/18 PHB 2022 tertanggal 23 Februari 2022.

Penyerahan surat rekomendasi itu dilakukan oleh Kepala Biro Hukum Kementerian Perhubungan, Hary Kriswanto kepada Direktur Operasi PT KBS, Cahyo Antarikso disaksikan Kepala KSOP Kelas IV Marunda, Capt Isa Amsyari MM, Mar, Capt Hotman Tua mewakili Direktur Kepelabuhanan Ditjen Hubla Suryo Pratomo mewakili Biro Perencanaan Kemenhub dan sejumlah pejabat lainnya dalam acara penyerahan Surat Rekomendasi Persetujuan Penetapan Tarif Awal Jasa Kepelabuhanan Kepada BUP (Badan Usaha Pelabuhan) PT Krakatau Bandar Samudera (KBS).

Dalam sambutannya, Hary Kriswanto memberikan apresiasi terhadap KSOP Marunda karena surat persetujuan penetapan tarif awal pemanduan dan penundaan ini merupakan yang pertama di Indonesia dan bagi PT KBS. “Kepala KSOP Marunda sangat cepat bergerak dalam penataan-penataan yang baik di wilayah kerjanya. Dan, telah menghasilkan banyak poin penting, di antaranya membuat sejarah sebagai yang pertama adanya penetapan tarif awal pandu tunda dari Kemenhub yang didapat oleh PT KBS ini,” ungkapnya, dalam rilis KSOP yang diterima POSKOTA.CO, Selasa (29/3/2022).

Selain itu, Hary Kriswanto juga menyampaikan bahwa Kepala KSOP Marunda Capt Isa Amsyari berhasil menyelesaikan masalah PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN) dan Karya Citra Nusantara (KCN) yang selama ini berlarut-larut.

Capt Isa Amsyari dalam sambutannya menyatakan, semua yang dilakukan KSOP Marunda ini semata-mata untuk meningkatkan pelayanan sesuai regulasi pelayaran dan meningkatkan pendapatan negara. Setelah diterimanya surat ini diharapkan PT KBS segera memenuhi sarana dan prasarana sesuai aturan dan memenuhi standar serta dapat meningkatkan kualitas pelayanan yang diberikan terhadap pengguna jasa di Pelabuhan Marunda. “Dengan adanya penetapan ini membuktikan kami selaku UPT dari Ditjen Hubla, Kemenhub dan lebih umum lagi sebagai negara hadir menata layanan dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat pengguna jasa pelabuhan dan meningkatkan pemasukan bagi negara, sesuai dengan regulasi yang berlaku,” jelasnya.

Sementara itu, dalam sambutannya Capt Hotman Tua mengungkapkan, merasa sangat bangga dan juga mengapresiasi terbitnya pertama kali di Indonesia surat penetapan tarif awal pemanduan dan penundaan bagi Pelabuhan Marunda. “Surat ini adalah dasar hukum pelaksanaan penarikan tarif bagi PT KBS kepada pengguna jasa. Tetap semangat dalam bekerja meski masih dilanda Covid-19 dengan tetap berdasar aturan-aturan yang berlaku,” katanya.

Suryo Pratomo dalam sambutanya juga mengakui surat penetapan tarif awal ini adalah dasar pemberian pelayanan. Diharapkan dengan leglitas tarif awal ini dapat meningkatkan PNBP untuk perhubungan laut. “Kami apresiasi kerja keras dari PT KBS dan KSOP Marunda dalam sampai mendapatkan surat penetapan menteri perhubungan ini. Ke depan harus segera dibuat SOP dan standar kinerja agar dapat dilihat apakah pelayanan yang diberikan telah memenuhi standar atau belum,” tandasnya.

Cahyo Antarikso yang menerima penetepan tarif dari Kemenhub itu juga merasakan kebanggaannya bagi PT KBS, karena dipercaya untuk turut serta berkegiatan dan membangun di Pelabuhan Marunda. “Tarif ini merupakan referensi yang dapat digunakan dalam pelayanan tarif pemanduan dan penundaan. Tuntutan perbaikan kinerja dan sarana dan prasarana adalah kewajiban bagi kami untuk kami penuhi agar dapat memberikan pelayanan terbaik dan menjaga kepercayaan yang telah diberikan perhubungan dan KSOP Marunda pada kami,” ungkapnya.

Dikatakan juga, kepada KSOP Marunda dan Kemenhub diharapkan untuk selalu memberi arahan agar PT KBS dapat segera kami perbiaki dan tingkatkan pelayanan. (*/aji)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.