oleh

Dua Masjid Suci Bebas Kasus Covid-19 Selama Pandemi

POSKOTA.CO – Pemerintah Saudi Arabia mengatakan, tidak ada kasus Covid-19 tercatat sejak dimulainya pandemi di antara jamaah di dua masjid suci, yakni Masjidil Haram di Mekkah dan Masjid Nabawi di Madinah.

Kepala Presidensi Umum Urusan Dua Masjid Suci, Syekh Abdulrahman Al-Sudais, menegaskan hal ini dapat dikaitkan dengan tindakan pencegahan yang telah dilakukan dan ditingkatkan seiring dengan berlanjutnya krisis kesehatan melanda dunia. Berbicara dalam seminar tentang keberhasilan upaya Kerajaan untuk mengelola Masjidil Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah selama pandemi. Sesi ini merupakan bagian dari Forum Ilmiah ke-20 untuk Riset Haji, Umrah, dan Kunjungan.

Al-Sudais menyoroti layanan yang telah diberikan untuk mengurangi risiko kesehatan di masjid, situs suci Islam, serta upaya arahan, ilmiah, informasi, teknis, sosial dan sukarela, yang ditingkatkan oleh kepresidenan.

“Hal ini membuat dua masjid suci itu menjadi tempat yang paling sehat dan sesuai untuk pengendalian infeksi di dunia,” tegas Al-Sudais dilansir dari Arab News.

Menurutnya, setiap orang harus terus mematuhi semua tindakan pencegahan, dan mengabaikan rumor yang tidak berdasar.

Sementara Menteri Haji dan Umrah Mohammed Saleh Benten mengatakan berkat upaya bersama dari lembaga pemerintah dan swasta, Arab Saudi telah mampu mengatasi pandemi dengan baik, dan telah “mengerahkan semua energi dan kemampuannya untuk mengabdi kepada Islam, Muslim dan semua orang yang ingin datang ke Kerajaan. “

Dijelaskannya, sejak awal pandemi, kementerian telah memfasilitasi umrah untuk lebih dari 100.000 jemaah haji di Madinah dan lebih dari 600.000 di Makkah, meskipun terjadi krisis kesehatan dan penutupan sementara kedua masjid.

Kementerian Haji dan Umrah juga mengembangkan rencana eksekutif untuk memungkinkan haji tahunan berlangsung tahun lalu dalam skala terbatas.”Kami berharap untuk tidak melihat kerumunan acak yang biasa terjadi pada tahun-tahun sebelumnya di situs suci,” ucap Benten.

Menurutnya, tahu ini akan ada standar khusus yang ditetapkan untuk layanan bagi jamaah haji di Makkah dan Madinah, untuk mereka melakukan ritual umrah atau haji.

Para imam di masjid-masjid di berbagai wilayah di Kerajaan menggunakan khotbah Jumat untuk menyoroti perlunya semua orang mematuhi tindakan pencegahan dan protokol kesehatan Covid-19, dan untuk memberikan pendidikan dan bimbingan tentang ancaman dan bahaya virus.(dk)

 17 total views

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *