POSKOTA.CO – Tim Indonesia optimis dapat merebut dua medali emas dari empat nomor yang dipertandingan di 4th Bridge Championship Asian Cup 2022 yang akan dilangsungkan di The Sultan Hotel Jakarta, 20-25 Oktober 2022 ini.
“Kita mentargetkan dapat merebut dua medali emas, yakni di nomor putri (womens) dan campuran (mixed). Kami juga berharap di nomor putra dan senior juga tampil bagus untuk menorehkan hasil terbaik,” kata Manajer Tim Indonesia Laksamana Pertama TNI Teguh Widodo, Selasa (11/10/2022), di Seketariat PB Gabsi Wisma Buncit Asri, Jakarta.
Tak hadirnya Tiongkok karena kebijakan pembatasan negara bersangkutan terkait Covid-19, lanjut Teguh, menjadikan peluang tim Indonesia sedikit bertambah terbuka. “Peluang kita meraih dua medali emas sedikit bertambah terbuka dengan tidak hadirnya Tiongkok. Tapi kita tetap harus mewaspadai Chinese Taipei, India dan Singapura untuk nomor putri dan mixed karena mereka juga memiliki kemampuan yang cukup bagus,” katanya.
Ajang 4th Bridge Championship Asian Cup 2022 sebanyak 11 negara terdiri, Australia, Bangladesh, Tiongkok, Hongkong, Chinese Taipei, India, Jepang, Korea, Selandia Baru, Singapura, Thailand dan Indonesia selaku tuan rumah. Kejuaraan akan mempertandingkan empat nomor, yaitu: putra, putri mixed (campuran) dan senior.
Di Kejuaraan Bridge Asia Cup pertama yang digelar tahun 2010 di Ning Bo Tiongkok, Indonesia tampil perkasa merebut piala Ning Bo menjadi juara pertama nomor putra. Para pemain yang tampil saat itu Henky Lasut, Eddy Manoppo, Robert Tobing, Taufik Asbi, Belly Rumengan, dan Mahkota Ananda. Sedang di nomor putri ‘Chicheng Cup’, Indonesia yang menurunkan pemain Lusje Bojoh, Julita Tueje, Kristina Wahyu, Suci Amita Dewi, Rury Andhani, dan Fransisca Ariyani meraih juara dua.
Sementara itu pada Kejuaraan Asia Cup kedua tahun 2014 di Zhe Jiang Tiongkok, Indonesia meraih juara pada nomor senior dan nomor putri. Sedangkan tim putra harus puas meraih medali perak setelah dikalahkan Singapura di babak final. Para pemain senior yang diturunkan saat itu Henky Lasut, Eddy Manoppo, Munawar Sawiruddin, Bambang Hartono, Bert Toar Polii dan Tanudjan Sugiarto. Sedangkan tim putri yaitu, Lusje Olha Bojoh- Joice Tueje Mandolang, Suci Amita Dewi-Kristina Wahyu dan Conny Sumampouw, Rury Andhani. Kemudian Tim Putra bermaterikan Taufik Asbi, Robert Tobing, Franky Karwur, Noldy George, dan Giovani Watulingas.
Selain itu Indonesia juga sudah menyiapkan tim cukup lama karena persiapan menghadapi The 19th Asian Games 2022 yang rencana awalnya berlangsung tahun ini tapi kemudian ditunda ke tahun 2023.
Menurut Teguh, jauh-jauh hari PB Gabsi di bawah Ketua Umum Miranda Goeltom menyiapkan tim sejak akhir tahun 2020 karena akan menghadapi seleksi Zone VI untuk mengikuti The World Bridge Team Championship di Salsomaggiore, Italia awal tahun 2022. Sayang sekali karena situasi pandemi Covid-19 masih tidak menentu waktu itu, Indonesia memilih untuk tidak ikut walaupun sudah mendaftar dan membayar uang pendaftaran.
Tercatat prestasi bridge Indonesia sudah mendunia sejak dulu. Ini dibuktikan dengan Indonesia punya pasangan Almarhum Henky Lasut/Eddy Manoppo juara dunia.
“Prestasi atlet bridge Indonesia telah mendunia. Itu sebab kami yakin target dua medali emas di 4th Bridge Championship Asian Cup 2022 akan dapat dicapai,” kata Miranda.
“Kami berterima kasih kepada Klub Bridge Djarum dan Klub Bridge Pertamina yang sejauh ini melakukan pembinaan secara berkesinambungan, hingga mampu mencetak pemain handal yang juga masuk tim di 4th Bridge Championship Asian Cup 2022 ini. Kami yakin dengan persiapan cukup panjang, target meraih dua medali emas akan dapat dicapai,” lanjut Miranda. (dk)







Komentar